{"id":157890,"title":"Rillettes Ayam","modified":"2026-07-18T14:43:00+02:00","plain":"Apa itu rillettes?\n\n\n\nPertanyaan ini mungkin terdengar sepele, tetapi begitu kita memahami apa itu rillettes dan prinsip-prinsip dasarnya, terbukalah dunia rillettes ayam, bebek, babi, dan masih banyak lagi. Dan itu luar biasa. \n\n\n\nSebenarnya, rillettes adalah teknik kuno untuk mengawetkan daging dengan memasaknya perlahan dalam lemak cukup lama hingga sebagian besar airnya menguap. Keuntungannya, daging yang digunakan menjadi luar biasa lezat setelah melalui proses ini.\n\n\n\nRillettes ayam lezat yang sedang dimasak\n\n\n\nApakah rillettes ayam baik untuk kesehatan?\n\n\n\nIni moto saya: mengapa membeli makanan olahan kalau kita bisa membuatnya sendiri? Lebih dari itu, rillettes buatan sendiri bahkan bisa memberi dampak positif bagi kesehatan! \n\n\n\nNutrisi rillettes\n\n\n\nSitus medisite memaparkan informasi berikut: \n\n\n\nRillettes terdiri atas 50% lemak. Namun, sekitar setengahnya merupakan asam lemak tak jenuh yang baik untuk sistem kardiovaskular. \n\n\n\n Untuk setiap 100 g, rillettes mengandung 15 g protein\n\n\n\nRillettes juga mengandung lebih sedikit kolesterol daripada telur dan sebagian besar jenis daging \n\n\n\nTentu, kita tidak akan menyebut rillettes rumahan sebagai makanan sehat&#8230; tetapi mengingat betapa mudah dibuatnya dan rasanya yang luar biasa, resep ini jelas layak dicoba. Lagi pula, ini tetap lebih baik bagi tubuh daripada produk pabrikan!\n\n\n\nResep rillettes ayam\n\n\n\nTips agar rillettes ayam berhasil\n\n\n\nGunakan paha bawah atau paha atas ayam tanpa tulang. Rasanya jauh lebih gurih.\n\n\n\nJangan buang kulitnya! Kulit akan menambah tekstur pada hasil akhirnya\n\n\n\nTidak perlu memotongnya kecil-kecil, kecuali jika tidak muat di panci. Sedikit malas boleh, kok. Selain lezat, rillettes ayam juga bisa disiapkan tanpa banyak repot \n\n\n\nJangan abaikan kerak lezat di dasar panci. Bagian ini sangat penting untuk rasa akhir, jadi jangan lewatkan langkah ini, meski berarti ada satu mangkuk tambahan yang harus dicuci\n\n\n\n\n\n\tRillettes Ayam\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t1 kg daging ayam tanpa tulang10 g garam4 tangkai thyme2 tangkai rosemary1 sejumput lada4 siung bawang putih kupas400 g lemak babi atau lemak hewan lain (sapi, bebek, angsa, ...) 1 gelas air (tuang setengahnya terlebih dahulu, lalu periksa apakah setelah lemak meleleh seluruh daging terendam)\t\n\t\n\t\t Masukkan semua bahan ke dalam panci, lalu masak dengan api kecil (3 dari skala 10) Masak selama 4-5 jam tanpa tutup Matikan api, angkat herba, lalu sisihkan Angkat daging, lalu suwir-suwir dalam mangkuk besar Perhatikan cairan di dalam panci: akan terlihat dua lapisan. Bagian atas adalah lemak, sedangkan bagian bawah yang lebih gelap adalah sari masakan. Cicipi, rasanya sangat pekat dan sayang untuk dibuang!  Siapkan mangkuk besar lain. Dengan sendok sayur, ambil sebanyak mungkin lemak dari permukaan agar di dalam panci hampir hanya tersisa sari masakanTidak masalah jika masih ada sedikit lemak. Tuangkan seluruh isi panci ke dalam mangkuk berisi ayam, lalu aduk rata. Campuran rillettes siap! Pengisian stoples: siapkan stoples selai atau wadah kedap udara lainnya, lalu isi secara bergantian dengan dua sendok makan campuran rillettes dan satu sendok makan lemak murni (lemak untuk memasak yang sudah dipisahkan ke dalam mangkuk sebelumnya) hingga stoples penuh. Pastikan lapisan terakhir adalah satu sendok lemak.  Tutup rapat dan simpan di lemari es hingga 2 minggu, kecuali jika Anda memahami cara mensterilkan stoples\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tCharcuterieFran\u00e7aise\t\n\n\n\n\n\nSetelah camilan pembuka yang lezat ini, mengapa tidak melanjutkannya dengan sup bawang gratin?","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157890","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157890"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157890\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1495"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157890"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157890"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157890"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}