{"id":157853,"title":"Omelet Kukus Khas Vietnam &#8211; Ch\u1ea3 tr\u1ee9ng th\u1ecbt","modified":"2026-07-18T14:42:16+02:00","plain":"Resep omelet kukus khas Vietnam yang tradisional, lezat, sederhana, dan menghangatkan\n\n\n\nHari ini, kita kembali dengan sebuah resep Vietnam yang tidak biasa dan nyaris tak dikenal di Prancis. Perpaduan telur, jamur, dan daging yang lezat ini dikukus hingga matang, sehingga mudah dibuat dan menghasilkan hidangan yang hangat serta menenangkan.\n\n\n\nApa itu Ch\u1ea3 tr\u1ee9ng th\u1ecbt?\n\n\n\nHidangan ini paling umum disantap di Vietnam bagian selatan dan, secara garis besar, termasuk dalam kategori Ch\u1ea3, yaitu olahan daging kukus (seperti Ch\u1ea3 Hu\u1ebf yang digunakan untuk membuat B\u00fan b\u00f2 Hu\u1ebf yang lezat).\n\n\n\nB\u00fan b\u00f2 Hu\u1ebf yang legendaris, salah satu kuah Vietnam yang paling sering diremehkan\n\n\n\nSering disajikan bersama nasi \"tiga harta\" yang terkenal, hidangan ini bisa dibuat dalam berbagai versi, tergantung bahan yang digunakan. Dalam konteks ini, nama lengkapnya sebenarnya adalah Ch\u1ea3 tr\u1ee9ng th\u1ecbt heo, yang berarti daging babi kukus dengan telur.\n\n\n\nKarena ini merupakan varian yang paling umum, judul resep biasanya cukup memakai tiga kata tersebut.\n\n\n\nSaya sempat membaca bahwa pada awalnya hidangan ini dibuat dengan telur bebek, baik yang asin maupun segar, tetapi saya belum benar-benar menemukan sumber lain yang menguatkan hal itu.\n\n\n\nBahan utama Ch\u1ea3 tr\u1ee9ng\n\n\n\n\n\n\n\nDaging babi: Gunakan daging dengan kandungan lemak yang cukup. Jika Anda memakai jenis daging lain, prinsip yang sama tetap berlaku.\n\n\n\nSaus ikan: pilih yang berkualitas, misalnya Ph\u00fa Qu\u1ed1c. Jika tidak tersedia, periksa persentase ikan pada label sebagai patokan kualitasnya.\n\n\n\nBihun\/mi: gunakan bihun beras atau soun, atau bahkan kulit babi serut khas Vietnam (da bi). Sekali lagi, yang dipakai di sini memang mi berukuran tipis seperti bihun.\n\n\n\nTips agar hasilnya maksimal\n\n\n\nSiapkan telur tambahan: Tergantung ukuran telur dan wadah yang Anda gunakan, Anda mungkin perlu menambah beberapa butir telur agar lapisan kuning di atasnya secantik yang terlihat pada foto.\n\n\n\n\n\n\n\nPanaskan kukusan terlebih dahulu: Jangan mulai mengukus dari kondisi dingin, karena waktu memasaknya bisa berubah (dan daging babi mentah jelas bukan hasil yang diinginkan).\n\n\n\nRehidrasi jamur: Proses ini bisa memakan waktu sedikit lebih lama dari perkiraan, tergantung ukurannya.\n\n\n\n\n\n\tOmelet Kukus Vietnam - Ch\u1ea3 tr\u1ee9ng th\u1ecbt\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tpanier vapeur\t\n\t\n\t\t450 g daging babi cincang (30% lemak)0.5 bawang bombai (dicincang)4 telur utuh2 telur (pisahkan kuning dan putih telurnya)4 daun bawang (dicincang)1 ikat soun kacang hijau1 segenggam kecil jamur kuping hitam (kering)0.5 sendok teh gula0.25 sendok teh garam0.5 sendok teh lada putih2 sendok teh saus ikan1 sendok teh bubuk bawang putihBeberapa daun bawang (iris sangat tipis, untuk hiasan)\t\n\t\n\t\tRendam soun kacang hijau dan jamur kuping hitam dalam air hangat selama sekitar 10 menit.Tiriskan soun dan jamur hingga benar-benar kering.Potong soun menjadi bagian-bagian sepanjang sekitar 2.5 cm.Cincang jamur, lalu sisihkan.Dalam mangkuk besar, masukkan soun, jamur, bawang bombai, daun bawang, daging babi cincang, bubuk bawang putih, saus ikan, dan lada putih.Tambahkan telur utuh ke dalam campuran.Untuk sisa telur, pisahkan kuning telurnya ke dalam mangkuk kecil. Kocok bersama irisan daun bawang.Masukkan putih telur ke dalam campuran daging.Aduk hingga semua bahan tercampur rata.Tuang campuran daging ke dalam wadah keramik atau logam, lalu ratakan permukaannya.Panaskan air dengan api sedang-besar hingga mulai mendidih.Masukkan wadah ke dalam kukusan, lalu kukus selama 30 menit.Buka tutup kukusan, lalu oleskan permukaan adonan dengan kuning telur kocok dan daun bawang.Kukus kembali selama 5 menit dengan tutup tetap terpasang.Biarkan agak dingin sebelum dikeluarkan dari kukusan.Sajikan bersama nasi.\t\n\t\n\t\t\nSiapkan beberapa telur tambahan: Tergantung ukuran telur dan wadah yang Anda gunakan, jika ingin lapisan kuning telur secantik di foto, Anda mungkin perlu menambah beberapa butir telur agar jumlah kuning telurnya cukup.\n \nPanaskan kukusan terlebih dahulu: Jangan mulai mengukus saat alat masih dingin, karena waktu memasaknya bisa meleset (dan daging babi yang masih mentah jelas bukan hal yang diinginkan).\n \nPerendaman jamur: Proses ini bisa memakan waktu sedikit lebih lama dari perkiraan, tergantung ukurannya.\n\n\t\n\t\n\t\tPlat principalVietnamienne","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157853","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157853"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157853\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19964"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157853"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157853"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157853"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}