{"id":157844,"title":"Salad Kentang Ala Jepang","modified":"2026-07-18T14:42:06+02:00","plain":"Pendamping yang segar, creamy, dan penuh warna untuk hidangan musim panas berbahan kentang, wortel, dan mentimun!\n\n\n\nKentang tentu bukan bahan yang asing di meja makan kita. \n\n\n\nNamun, bagaimana dengan salad kentang ala Jepang? Dengan sayuran segar yang renyah dan saus mayones Kewpie yang gurih, resep ini bisa jadi hidangan andalan Anda sepanjang musim panas. Kabar baiknya, cara membuatnya sangat mudah dan cepat. Siapa yang bisa menolak?&nbsp;\n\n\n\nApa itu salad kentang Jepang?\n\n\n\nSesuai namanya, salad kentang (\u30dd\u30c6\u30c8\u30b5\u30e9\u30c0) adalah hidangan khas masakan Jepang yang juga kerap dimasukkan ke dalam kotak bento. Ada pula yang menjadikannya isian sandwich, mirip seperti tamago sando.&nbsp;\n\n\n\nDi antara aneka salad Jepang, seperti salad kol Jepang yang terkenal atau salad wakame, resep yang satu ini memang agak berbeda. \n\n\n\nHidangan ini terdiri dari kentang tumbuk yang dicampur dengan mayones Jepang dan beragam bahan lain, seperti wortel, mentimun, kadang jagung, serta telur rebus dan irisan ham. \n\n\n\nSalad kol Jepang yang lezat\n\n\n\nDisajikan sebagai pendamping ayam karaage, rasanya benar-benar istimewa.&nbsp;Tak heran jika orang Jepang juga sering menyelipkannya ke dalam bento.\n\n\n\nVersi salad kentang ada ratusan, karena setiap orang biasanya menyesuaikannya sesuai selera. Namun, versi ini begitu disukai karena teksturnya yang creamy, warnanya yang mempercantik hidangan, serta rasanya yang lembut dengan sentuhan asam yang ringan. Kalau sudah begitu, rasanya sulit untuk gagal.&nbsp;\n\n\n\nDari mana asal salad kentang Jepang?&nbsp;\n\n\n\nBanyak orang mungkin lebih dulu mengaitkan salad kentang dengan masakan Amerika, atau bahkan Eropa, tempat kentang dibudidayakan secara luas. Namun, hidangan ini sudah menjadi sajian populer di Jepang selama lebih dari 120 tahun, dan akrab disebut \u201cpotesara\u201d.&nbsp;\n\n\n\nDi sisi lain, hidangan ini sebenarnya termasuk kategori \u201cyoshoku\u201d, yakni masakan Jepang yang terinspirasi dari Barat dan diyakini berakar dari masa modernisasi pada era Meiji. \n\n\n\nBanyak hidangan lain juga termasuk dalam kategori ini, seperti korokke, omurice, hambagu, atau ayam katsu. \n\n\n\nKonon, salad kentang Jepang yang terkenal ini lahir ketika seorang koki Jepang mencoba membuat ulang salad \u201cOlivier\u201d, atau \u201csalad Rusia\u201d, yang juga berbahan dasar kentang\u2026 Versi Jepangnya kemudian dengan cepat meraih popularitas di Asia.&nbsp;\n\n\n\nBahan utama salad kentang Jepang\n\n\n\n\n\n\n\nKentang: tentu saja, inilah bahan utama hidangan ini. Untuk resep ini, kentang bertekstur waxy biasanya sering disarankan. Namun, menurut saya, kentang yang lebih bertepung justru lebih cocok. Jenis ini lebih mudah dihaluskan setelah matang, dan dari segi tekstur hasilnya pun lebih mendekati yang diinginkan. Jangan lupa, salah satu daya tarik utama salad kentang Jepang adalah teksturnya yang sangat creamy.&nbsp;\n\n\n\nWortel: bahan ini memberi rasa manis yang lembut dan menyeimbangkan keseluruhan salad. Selain itu, wortel juga menambahkan sentuhan warna yang cantik di piring.&nbsp;\n\n\n\nMentimun: inilah elemen segar yang membuat hidangan ini sangat cocok untuk cuaca panas. Saat dicampurkan ke dalam salad, mentimun memberikan rasa yang menyegarkan sekaligus kerenyahan yang nikmat.\n\n\n\nTelur: ada yang lebih suka memasaknya setengah matang. Secara pribadi, saya lebih menyukai telur rebus matang karena memberi tekstur yang lebih padat dan membuat salad terasa lebih mengenyangkan.&nbsp;\n\n\n\nHam putih: iris tipis-tipis agar menyatu sempurna dengan bahan lainnya. Jika Anda tidak mengonsumsi daging, bahan ini bisa langsung dihilangkan.&nbsp;\n\n\n\nMayones Jepang Kewpie: saus ini, dengan cita rasa umami-nya yang khas, sangat cocok untuk hidangan creamy seperti salad kentang. Tak heran jika mayones ini juga banyak digunakan dalam sandwich Jepang, seperti katsu sando atau tamago sando, yang sama-sama memiliki isian kaya rasa. Bahkan, beberapa hidangan Jepang yang lebih tradisional juga menggunakannya, seperti okonomiyaki.&nbsp;\n\n\n\nOkonomiyaki lezat dengan taburan mayones Kewpie\n\n\n\nCuka beras: inilah sentuhan asam ringan yang mengangkat rasa seluruh hidangan. Karena salad kentang Jepang cenderung lembut berkat kentang dan wortelnya, cuka beras putih membantu menyeimbangkan rasa tanpa menutupi cita rasa bahan lainnya.&nbsp;\n\n\n\nTips agar salad kentang berhasil&nbsp;\n\n\n\nResep salad kentang Jepang ini memang mudah dan cepat, tetapi tetap perlu sedikit perhatian. Hal terpenting adalah menghilangkan kelebihan air dari semua bahan, terutama mentimun. Terlalu banyak air akan merusak tekstur sekaligus mengurangi rasa salad. Karena itu, pastikan kentang dan mentimun benar-benar sudah ditiriskan atau dikeringkan sebelum dicampur.&nbsp;\n\n\n\nUntuk kentangnya, saya sarankan menambahkan bumbu saat kentang masih hangat\u2026 kecuali mayones. Mayones sebaiknya dimasukkan sedikit demi sedikit di akhir proses agar teksturnya tetap pas.&nbsp;\n\n\n\nSetelah semuanya siap, langkah ini memang opsional, tetapi saya suka menyimpan salad di dalam kulkas selama beberapa menit sebelum disajikan. Hasilnya, semua rasa menyatu lebih baik dan salad terasa makin segar saat disantap.&nbsp;\n\n\n\n\n\n\tSalad Kentang Jepang\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t2 kentang (sekitar 225 hingga 300 g per kentang)50 g wortel80 g mentimun1 telur0.25 bawang bombai60 g ham15 ml minyak netral5 ml cuka beras0.5 sendok teh lada5 sendok makan mayones Jepang1 sendok teh garam (untuk air rebusan kentang)1 sendok teh garam (untuk campuran pertama)2 sendok teh garam (untuk sayuran)\t\n\t\n\t\tKupas kentang, lalu potong-potong menjadi bagian kecil berukuran sekitar 4 cm.Masukkan kentang dan garam ke dalam panci, lalu tuang air dingin hingga permukaannya sekitar 2 cm di atas kentang. Didihkan dengan api besar, lalu kecilkan api dan masak selama sekitar 15 menit, sampai kentang mudah ditusuk garpu.Tiriskan kentang, lalu hancurkan ringan di dalam saringan sambil diaduk untuk menghilangkan kelebihan air. Setelah itu, lumatkan sedikit sambil tetap menyisakan beberapa potongan. Potongan kecil kentang ini akan memberi tekstur yang lebih kaya.Pindahkan kentang ke dalam mangkuk besar, lalu tambahkan minyak, cuka, garam untuk campuran pertama, dan lada bubuk. Aduk rata, lalu biarkan dingin.Sambil menunggu kentang dingin, siapkan bahan-bahan lainnya.Rebus telur dalam air mendidih. Setelah air mendidih, kecilkan api dan masak selama 10-12 menit. Pindahkan telur ke air dingin hingga tidak panas lagi, lalu kupas dan potong kecil-kecil.Kupas mentimun dan wortel, lalu iris tipis-tipis. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan garam, aduk, lalu diamkan sampai airnya keluar (sekitar 5-8 menit). Peras untuk membuang kelebihan air.Potong ham menjadi irisan kecil-kecil.Tambahkan telur, ham, mentimun, dan wortel ke dalam mangkuk besar berisi kentang yang sudah dingin.Tambahkan mayones, lalu aduk rata.Sesuaikan jumlah mayones, garam, dan lada sesuai selera.\t\n\t\n\t\tSetelah semuanya siap, langkah ini opsional, tetapi saya juga suka mendinginkan salad di kulkas selama beberapa menit sebelum disajikan. Dengan begitu, rasanya lebih menyatu dan salad terasa semakin segar.\u00a0\n\t\n\t\n\t\tAccompagnement, Entr\u00e9e, Plat principal, SaladeJaponaise","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157844","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157844"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157844\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16625"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}