{"id":157834,"title":"Salad Babi Khas Thailand &#8211; Moo Nam Tok","modified":"2026-07-18T14:41:55+02:00","plain":"Nikmati kelezatan masakan Thailand lewat Moo Nam Tok, salad tradisional khas Thailand yang menggoda, berisi daging babi, aneka herba aromatik, bubuk beras sangrai, dan vinaigrette pedas berbahan saus ikan. Pengalaman kuliner yang wajib dicoba bagi pencinta cita rasa eksotis.\n\n\n\nApa Itu Moo Nam Tok?\n\n\n\nIstilah \u201cNam tok\u201d dalam bahasa Thailand berarti \u201cair terjun\u201d, tetapi dalam resep lezat ini, sebutan tersebut merujuk pada sari daging gurih yang menetes keluar saat daging dimasak. Tak jarang, salad eksotis ini juga disebut \u201csalad air terjun\u201d.\n\n\n\nMenggugah selera, bukan?\n\n\n\nSalad ini biasanya dibuat dengan daging panggang, entah daging sapi, babi seperti dalam versi Moo Nam Tok ini, atau bahkan unggas. Saya menyesuaikannya agar bisa dimasak di dalam rumah menggunakan wajan, sehingga waktu memasaknya jauh lebih singkat.\n\n\n\nTerinspirasi dari cita rasa Isan, wilayah timur laut Thailand, resep salad babi panggang ini mencerminkan pengaruh kuliner setempat yang dekat dengan masakan Laos dan hidangan Khmer dari Kamboja. Di sana, Anda akan banyak menemukan daging panggang, salad pedas, dan kuah bening yang ringan.\n\n\n\n\n\n\n\nSecara tradisional, Moo Nam Tok disantap dengan nasi ketan. Namun, hidangan ini juga nikmat disajikan dengan nasi putih, atau bahkan dinikmati begitu saja untuk merasakan cita rasa autentiknya sepenuhnya.\n\n\n\nBagian babi apa yang terbaik untuk salad babi Thailand?\n\n\n\nJika Anda memilih memanggang daging babi (dengan waktu masak lebih dari 25 menit), secara tradisional bagian leher yang digunakan. Untuk resep saya, saya lebih suka spiringue babi (potongan dekat bahu dengan marbling yang bagus), seperti dalam resep shogayaki Jepang saya.\n\n\n\nApa pun pilihannya, gunakan potongan dengan marbling yang baik; jika tidak, daging akan terlalu kering.\n\n\n\nPentingnya bubuk beras ketan sangrai khao khua\n\n\n\nPernah bertanya-tanya, saat menyantap hidangan Thailand, bahan apa yang memberi tekstur unik serta aroma berasap dan kacang pada sajian Anda?\n\n\n\nItulah bubuk beras sangrai, yang di Thailand dikenal sebagai Khao Khua. Bubuk ini dibuat dengan menyangrai beras ketan mentah perlahan dalam wajan kering, lalu menggilingnya hingga bertekstur kasar.\n\n\n\nBahan penting ini hadir dalam banyak hidangan Thailand dan Laos, termasuk daging sapi harimau menangis yang terkenal, juga dalam saus cocol seperti nam jim maupun aneka sup. Khao Khua berperan penting untuk mengikat bahan, menambah tekstur, serta mengentalkan sup atau saus.\n\n\n\nBeras ketan sangrai yang sedang digiling\n\n\n\nMeski Anda bisa membeli bubuk beras sangrai siap pakai di toko bahan makanan Asia, membuatnya sendiri di rumah sangat mudah. Ditambah lagi, aroma beras ketan yang sedang disangrai benar-benar memikat.\n\n\n\nBahan-bahan utama Moo Nam Tok\n\n\n\nSaus ikan : Bahan penting dalam masakan Thailand ini digunakan untuk marinasi dan vinaigrette. Pilih saus ikan berkualitas baik, terutama untuk vinaigrette.\n\n\n\nJeruk nipis : Rasanya yang lebih segar dan tajam daripada lemon sangat cocok dipadukan dengan vinaigrette berbahan saus ikan.\n\n\n\nCabai : Sesuaikan tingkat kepedasannya dengan selera Anda! Dalam resep ini, serpihan cabai kering menggantikan cabai segar dan memberi sensasi pedas yang meresap lembut ke dalam vinaigrette.\n\n\n\nGula palem: Baik gula cokelat maupun gula palem, keduanya cocok untuk menyeimbangkan marinasi dan vinaigrette. Jika memungkinkan, gunakan versi \u201cgula kelapa\u201d dari gula palem karena lebih praktis dipakai.\n\n\n\nBawang bombai ungu : Untuk menambah tekstur dan sedikit sentuhan pedas, Anda bisa menggunakan bawang merah atau bawang bombai ungu.\n\n\n\nDaun mint: Herba ini memberi kesegaran sekaligus warna hijau cerah pada salad.\n\n\n\nKetumbar : Secara tradisional, akar ketumbar digunakan karena rasanya yang kuat, terutama untuk marinasi. Namun, seperti dalam resep Moo Ping saya, batang ketumbar bisa menjadi pengganti yang sangat baik. Daunnya sendiri dicampurkan ke dalam salad.\n\n\n\nBeras ketan : Jenis beras ini akan menjadi lengket setelah dimasak dan teksturnya tidak selembut beras melati. Beras ini sering dipakai dalam hidangan penutup Thailand dan mudah ditemukan di toko bahan makanan Asia. Anda bisa melihat cara memasak beras ketan di sini.\n\n\n\nDaging babi : Pilih potongan dengan marbling yang baik dan ketebalan yang tidak berlebihan agar waktu memasak lebih singkat.\n\n\n\n\n\n\tSalad Babi Thailand - Moo Nam Tok\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tWokmortier\t\n\t\n\t\tBahan daging babi400 g steak babiMarinasi1 sendok makan saus ikan1 sendok makan gula arenbatang daun ketumbar0.5 sendok teh lada putihBahan salad1 sendok makan beras ketan mentah0.5 bawang bombai merah1 segenggam daun mint40 g daun ketumbar (Gunakan daunnya saja. Sisihkan batangnya untuk marinasi.)2 batang daun bawangBahan saus3 sendok makan saus ikan1 sendok makan gula aren1 sendok teh serpihan cabai2 sendok teh air jeruk nipis\t\n\t\n\t\tMemasak daging babiCampur semua bahan marinasi dalam mangkuk.Marinasi daging selama 20 menit.Panaskan wajan dengan sedikit minyak di atas api sedang-besar.Masak babi di kedua sisinya hingga matang dan sedikit kecokelatan. Sekitar 5 menit per sisi.Diamkan sejenak, lalu iris tipis-tipis.Menyiapkan saladSangrai beras ketan mentah dalam wajan kering hingga berwarna keemasan.Angkat beras ketan yang sudah disangrai, lalu tumbuk dengan cobek dan alu hingga halus.Iris tipis bawang bombai merah membentuk setengah lingkaran.Cuci daun mint dan ketumbar, lalu cincang kasar.Iris tipis daun bawang.Membuat sausCampur semua bahan saus dalam mangkuk.Cicipi, lalu sesuaikan rasanya sesuai selera.PenyelesaianDalam mangkuk besar, campur semua bahan, lalu tambahkan ketumbar, mint, daun bawang, dan bawang bombai merah.Pindahkan ke piring saji besar, lalu hidangkan.\t\n\t\n\t\tTaburan kacang tanah cincang sangat cocok untuk melengkapi hidangan ini.\nAnda juga bisa membuat hidangan yang sama dengan daging lain, seperti ayam atau sapi.\n\t\n\t\n\t\tSaladeTha\u00eflandaisemoo nam tok, Salade de porc","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157834","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157834"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157834\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9247"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157834"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157834"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157834"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}