{"id":157827,"title":"Tahu Goreng Renyah Saus Bawang Putih dan Madu","modified":"2026-07-18T14:41:46+02:00","plain":"Saus bawang putih dan madu seolah langsung menyentuh naluri kita yang paling dasar. Bahkan jika Anda belum pernah mencicipi hidangan seperti ini sebelumnya, ada sesuatu yang begitu magis dari perpaduan kata-kata ini. \n\n\n\nSelain itu, versi nonvegan dari resep ini, yaitu ayam goreng renyah bawang putih dan madu, adalah resep ayam renyah ala Tiongkok saya yang paling populer, bahkan mengungguli resep andalan saya untuk ayam renyah ala Tiongkok dengan saus asam manis.\n\n\n\nAyam renyah ala Tiongkok adalah gaya masakan yang sangat bikin nagih dan sangat populer di Tiongkok. Dengan sedikit penyesuaian, tahu pun sangat cocok dijadikan penggantinya.\n\n\n\nMemang, gaya masakan ini sangat fleksibel karena dasarnya (tepung pelapis) tetap sama, tetapi sausnya bisa divariasikan tanpa batas. \n\n\n\nTepung pelapis andalan saya untuk semua resep gorengan Asia\n\n\n\nMisalnya, saya tidak bilang apa-apa, tapi mungkin dalam beberapa minggu ke depan akan ada resep ayam karamel ala Tiongkok.\n\n\n\nSingkatnya, mari fokus pada resep tahu bawang putih dan madu ini. Selamat mencoba! \ud83d\ude42 \n\n\n\nBahan utama tahu goreng renyah saus bawang putih dan madu\n\n\n\nKecap asin light: jangan sampai tertukar dengan kecap asin dark, karena rasanya akan jadi benar-benar berbeda. Saya membahasnya lebih lengkap di artikel saya tentang perbedaan keduanya.\n\n\n\nMinyak wijen: meski hanya satu sendok teh, aromanya sangat kuat. Jadi, jangan berlebihan agar rasa bahan-bahan lain dalam saus bawang putih dan madu tidak tertutup. Pelajari lebih lanjut tentang bumbu lezat ini di sini\n\n\n\nTips membuat tahu renyah bawang putih dan madu\n\n\n\nPastikan Anda tidak menggoreng terlalu banyak potongan tahu sekaligus agar tidak saling menempel. Saya biasanya menggoreng sekitar 6-8 potong sekali jalan saat memakai penggorengan Asia kecil saya.\n\n\n\nPenggorengan Asia legendaris itu\n\n\n\nUntuk rasa yang lebih pedas, jangan ragu menambahkan lebih banyak serpih cabai. Anda juga bisa menambahkan cabai utuh ke dalam saus; pilihan ada di tangan Anda!\n\n\n\nHidangan ini paling enak disajikan segera. Tepung pelapis spesial saya memang cukup tahan, tetapi saus ini sangat tajam dan lambat laun akan melembekkan tahu goreng Anda.\n\n\n\nGunakan termometer masak untuk memastikan suhu minyak Anda sudah pas. Jika minyak terlalu panas, bagian luar tahu bisa gosong sebelum bagian dalamnya matang. \n\n\n\nJika minyak terlalu dingin, tahu akan menyerap lebih banyak minyak sehingga hasilnya terasa berat dan berminyak (meski lemak memang nikmat, tetap secukupnya).\n\n\n\nGorengan yang sedang dimasak dalam minyak panas\n\n\n\nJika Anda ingin menyisakannya untuk hari lain, simpan sebagian tahu bawang putih dan madu terpisah dari sausnya. Dengan begitu, Anda bisa memanaskan tahu dan saus secara terpisah, dan hidangan ini akan tetap mempertahankan rasa serta teksturnya. \n\n\n\nYang paling ideal, bekukan tahu setelah penggorengan pertama, lalu panaskan kembali di penggorengan saat akan disajikan. Dengan begitu, Anda bisa menikmati tahu bawang putih dan madu hanya dalam 10 menit.\n\n\n\nJika Anda menginginkan resep yang lebih condong ke rasa asam manis, saya sarankan yang klasik tahu goreng renyah saus asam manis\n\n\n\nTahu goreng saus asam manis\n\n\n\nMungkin Anda lebih suka wings atau tenders? Kalau begitu, dengan saus bawang putih dan madu yang sedikit berbeda, coba resep tenders atau wings saya. \n\n\n\nMembekukan tahu: elemen penting dalam resep ini\n\n\n\nMembekukan blok tahu ekstra keras (tidak perlu memeras airnya sebelum dibekukan) itu penting, karena air di dalam tahu mengembang saat membeku dan membentuk lapisan-lapisan di dalam tahu, sehingga teksturnya terasa lebih &lsquo;berdaging&rsquo;. Ini adalah teknik yang sangat suka saya gunakan dalam resep vegetarian saya karena memberi tekstur dan kekenyalan ekstra.\n\n\n\n\n\n\tTahu Goreng Tepung Saus Bawang Putih dan Madu\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tFriteuse asiatiqueWok\t\n\t\n\t\t300 g tahu extra firm (dibekukan)PELAPIS1 porsi tepung pelapis serbaguna buatan sayaSAUS3 siung bawang putih cincang1 sendok makan jahe cincang5 sendok makan madu2 sendok makan gula palem70 ml kecap asin0.5 sendok teh minyak wijenLarutan pengental2 sendok makan maizena59 ml airMarinasi tahu3 sendok makan kecap asin1 sendok makan arak Shaoxing\t\n\t\n\t\tCairkan tahu di dalam kulkas semalaman (jangan diperas).Peras tahu hingga hampir seluruh airnya keluar.Remukkan perlahan menjadi potongan-potongan kecil; hati-hati, tahu akan sangat rapuh.Masukkan tahu ke dalam mangkuk, tambahkan bahan marinasi, lalu aduk perlahan.Di mangkuk lain, siapkan adonan pelapis (gunakan resep tepung pelapis serbaguna saya).Panaskan minyak hingga 180\u00b0C.Baluri tahu satu per satu dengan pelapis, lalu masukkan ke dalam minyak. Goreng hingga sedikit keemasan. Tiriskan dan diamkan selama 5 menit, lalu goreng sekali lagi hingga keemasan.Dengan api besar, tumis bawang putih dan jahe dalam wok selama 2 menit.Kecilkan api ke sedang, lalu tambahkan campuran saus dan masak perlahan selama 3 menit.Tuang campuran air dan maizena, lalu aduk terus hingga saus mengental.Masukkan tahu goreng tepung, lalu aduk perlahan hingga terbalut saus.\t\n\t\n\t\tAgar pelapis menempel sempurna, pastikan minyak benar-benar panas. Coba masukkan sedikit adonan ke dalam minyak; jika langsung berbuih dan mengapung, berarti minyak sudah siap.\n\t\n\t\n\t\tPlat principalChinoiseail et miel, tofu","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157827","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157827"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157827\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/918"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157827"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157827"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157827"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}