{"id":157806,"title":"Jeyuk Bokkeum &#8211; Bulgogi Babi Pedas","modified":"2026-07-18T14:41:28+02:00","plain":"Babi yang dilumuri saus gochujang lalu ditumis: hidangan manis DAN pedas yang sempurna untuk barbeku Korea!&nbsp;\n\n\n\nJika Anda menyukai resep babi karamel saya, resep yang saya bagikan kali ini pun pasti akan cocok di lidah Anda: Jeyuk Bokkeum. \n\n\n\nMari bertolak ke Korea dan kekayaan kulinernya lewat hidangan bernuansa manis yang tetap penuh karakter&#8230;&nbsp;\n\n\n\nOsam bulgogi adalah kerabat jauhnya dalam kuliner Korea\n\n\n\nApa itu Jeyuk Bokkeum?&nbsp;\n\n\n\nKita sudah pernah membahas bahwa barbeku Korea benar-benar berbeda dari konsep barbeku yang lazim kita kenal&#8230; Nah, Jeyuk Bokkeum termasuk salah satu hidangan unggulan yang kerap disajikan saat barbeku Korea. \n\n\n\nBeberapa di antaranya mungkin sudah familier bagi Anda, seperti Bulgogi, samgyeopsal, Bibimbap, Tteokbokki, atau Kimchi&#8230; belum lagi aneka banchan yang melengkapi semuanya\n\n\n\nResep tteokbokki andalan saya\n\n\n\nKini giliran Jeyuk Bokkeum. Sebenarnya, hidangan apa ini? Singkatnya, Jeyuk (\uc81c\uc721\ubcf6\uc74c), yang juga dikenal sebagai dweji bulgogi (\ub3fc\uc9c0\ubd88\uace0\uae30), adalah olahan babi pedas yang dimarinasi. \n\n\n\nHidangan ini dibuat dari irisan tipis bahu atau perut babi yang ditumis dalam saus gochujang manis dengan sentuhan gochugaru. Karakter masakan Korea memang berani, dengan keseimbangan apik antara manis, asin, pedas, dan umami; dan hidangan ini adalah buktinya. \n\n\n\nGochugaru juga mengharumkan kuah merah sundubu jjigae, semur tahu khas Korea\n\n\n\nJadi, para pencinta pedas sejati sudah diperingatkan. Kalau lidah Anda (terlalu) sensitif, sebaiknya lewatkan yang satu ini!&nbsp;\n\n\n\nDari mana asal Jeyuk Bokkeum?&nbsp;\n\n\n\nJeyuk Bokkeum diyakini berasal dari wilayah Gyeongsang, Korea Selatan. Meski begitu, sulit menentukan kapan tepatnya hidangan ini pertama kali muncul. \n\n\n\nKonon, sebuah restoran kecil di Seoul kembali mengangkat popularitasnya pada pertengahan 1980-an setelah memasukkannya ke menu mereka. \n\n\n\nNamun, itu jelas bukan hambatan bagi popularitasnya di luar negeri; Jeyuk Bokkeum punya banyak penggemar di seluruh dunia.&nbsp;\n\n\n\nBayam Korea dengan wijen yang terkenal ini sangat cocok disajikan bersama hidangan ini\n\n\n\nDan jika Anda kesulitan mengucapkan namanya, di Korea nama ini punya makna yang sangat lugas. Istilah \u201cjeyuk\u201d berarti \u201cbabi\u201d, sedangkan \u201cbokkeum\u201d berarti \u201ctumis\u201d. Jelas sekali, bukan?\n\n\n\nDi restoran barbeku Korea, hidangan ini biasanya disajikan di atas piring panas bersama nasi putih atau selada untuk dibungkus.&nbsp;\n\n\n\nBahan utama Jeyuk Bokkeum\n\n\n\n\n\n\n\nBabi: kadang digunakan bahu babi. Secara pribadi, saya lebih menyukai perut babi. Bagian ini cukup empuk dan hasilnya akan sangat juicy, terlebih setelah dimarinasi.&nbsp;\n\n\n\nBiji wijen: sebagai taburan bersama daun bawang, bahan ini benar-benar jadi sentuhan akhir yang sempurna. Keduanya menghadirkan tekstur renyah, aroma kacang dari wijen, dan kesegaran. Kalau Anda menyukai daun bawang, saya juga merekomendasikan minyak daun bawang muda buatan saya.&nbsp;\n\n\n\nGochugaru: jika Anda penggemar masakan Korea, bahan ini pasti terdengar familier. Gochugaru juga digunakan dalam Yachajeon dan kimchi. Ini adalah bubuk cabai dengan rasa yang berada di antara lembut dan pedas, tanpa terlalu menyengat!\n\n\n\nGochujang: inilah bahan wajib kedua dalam masakan Korea. Gochujang adalah pasta yang dibuat dari gochugaru. Jika dipadukan, keduanya benar-benar pasangan yang sempurna. Benar-benar game-changer!&nbsp;\n\n\n\nKecap asin ringan: meski marinadenya sudah berisi madu, gula, minyak wijen, dan mirin, kecap asin membantu menyeimbangkan semuanya dengan sentuhan gurih asin.&nbsp;\n\n\n\nMirin: bahan ini memberi kelembutan pada marinadenya. Rasanya bisa dibilang mirip sake, tetapi lebih manis. Mirin membantu mengaramelisasi dan melapisi bahan yang dimasak bersamanya; hal ini \u043e\u0441\u043e\u0431\u0435\u043d\u043d\u043e terasa pada daging. Contohnya bisa Anda lihat pada tusuk sate yakitori.\n\n\n\n\n\n\tJeyuk Bokkeum - Bulgogi Babi Pedas\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t450 g daging perut babi (iris tipis)1 bawang bombai (iris tipis)minyak netral (untuk menumis)1 daun bawang (iris untuk taburan)biji wijen putih (untuk taburan)Marinasi2 sendok makan gochugaru (bubuk cabai merah Korea)1 sendok makan gochujang (pasta cabai merah Korea)2 sendok makan kecap asin ringan1 sendok makan mirin1 sendok teh minyak wijen1 sendok makan madu1 sendok makan gula3 siung bawang putih (cincang halus)1 sendok teh jahe (cincang halus)1 sejumput lada hitam2 sendok makan air30 g apel (parut)\t\n\t\n\t\tCampurkan semua bahan marinasi dalam mangkuk besar.Masukkan daging perut babi dan bawang bombai ke dalam marinasi, lalu aduk rata.Marinasikan selama 2 jam atau semalaman.Panaskan minyak netral dalam wok di atas api sedang.Masukkan bahan yang telah dimarinasi, lalu tumis hingga daging babi matang.Taburi daun bawang dan biji wijen sebelum disajikan.\t\n\t\n\t\tMasak dalam beberapa tahap agar daging lebih cepat matang dan hasilnya lebih renyah; jika terlalu banyak daging dimasukkan sekaligus ke dalam wok, daging akan mengeluarkan banyak cairan.\nSesuaikan tingkat kepedasan dengan menambah atau mengurangi gochugaru.\n\t\n\t\n\t\tPlat principalCor\u00e9enne","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157806","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157806"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157806\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157806"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157806"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157806"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}