{"id":157803,"title":"Udon creamy pedas dengan lada Sichuan","modified":"2026-07-18T14:41:27+02:00","plain":"Resep udon pedas yang super creamy, kaya rasa, dan bikin nagih\n\n\n\nSepertinya tidak akan mengejutkan siapa pun kalau saya bilang bahwa udon adalah salah satu favorit saya, dan saya juga sangat menyukai masakan Sichuan.\n\n\n\nSaat sedang menguji resep daging sapi rebus Sichuan, tiba-tiba saya mendapat ide: bagaimana kalau dibuat versi yang sama, tetapi dengan udon?\n\n\n\nDaging sapi rebus Sichuan dalam segala kelezatannya\n\n\n\nSingkatnya, saya pun menyesuaikan resep ini hingga lahirlah hidangan hibrida Tiongkok-Jepang yang lezat, pedas, dan creamy.\n\n\n\nBahan utama untuk udon Sichuan\n\n\n\nDaging sapi: Bahan utama dalam hidangan ini yang memberi protein sekaligus rasa gurih. Gunakan potongan berlemak yang cepat matang (ribeye, sirloin, &#8230;)\n\n\n\nArak Shaoxing: Menambahkan aroma yang khas dan memperkaya rasa marinasi.\n\n\n\nKecap asin hitam: Memberikan kedalaman rasa dan warna yang lebih pekat pada daging.\n\n\n\nTepung maizena : Berfungsi sebagai pengental sekaligus membantu membuat daging lebih empuk.\n\n\n\nMinyak wijen : Memberikan aroma sangrai yang khas pada marinasi.\n\n\n\nTelur: Membantu mengikat marinasi dan membuat daging lebih empuk.\n\n\n\nKurang suka pedas? Coba yaki udon daging sapi saya\n\n\n\nMinyak masak: Digunakan untuk menumis dan memasak berbagai komponen hidangan.\n\n\n\nCabai kering: Memberi sensasi pedas.\n\n\n\nLada Sichuan: Memberikan cita rasa khas serta sensasi kebas ringan di lidah.\n\n\n\nPasta kacang Sichuan (doubanjiang): Bumbu fermentasi yang terbuat dari kacang kedelai, cabai, dan garam. Inilah jantung hidangan ini: memberi kedalaman, kompleksitas, serta rasa pedas dan umami yang khas dari masakan Sichuan. Pasta ini juga membuat kuah terasa lebih kaya dan mantap.\n\n\n\nBubuk cabai: Menambah tendangan pedas pada kuah. Anda juga bisa menggunakan gochugaru Korea.\n\n\n\nCoba juga udon tumis daging babi, bawang putih, dan kol saya\n\n\n\nKaldu tanpa garam atau air: Menjadi dasar cair untuk kuah. Jika hanya memakai air, saya biasanya menambahkan sedikit glutamat untuk menyeimbangkan rasanya.\n\n\n\nMSG (opsional): Membantu memperkuat cita rasa keseluruhan hidangan.\n\n\n\nDaun ketumbar: Digunakan sebagai pelengkap untuk memberi kesegaran dan warna pada hidangan akhir.\n\n\n\n\n\n\tUdon Pedas Creamy dengan Lada Sichuan\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tWok\t\n\t\n\t\t200 g mi udon siap pakai200 g daging sapiUntuk marinasi daging sapi1 sendok teh anggur Shaoxing1 sendok teh kecap asin hitam1 sendok makan maizena2 sendok makan air1 sendok teh minyak wijen1 telurUntuk kuah0.5 sendok makan lada Sichuan, ditumbuk kasar1 cabai kering, buang bijinya lalu iris tipis2 sendok makan minyak3 siung bawang putih (iris tipis)1 sendok makan pasta kacang cabai Sichuan1 sendok teh bubuk cabai (gochugaru)350 ml air1 batang daun bawang (pisahkan bagian putih dan hijaunya, lalu iris tipis)1 sendok makan gulaUntuk pelengkapdaun ketumbar (cincang)\t\n\t\n\t\tIris tipis daging sapi.Tambahkan semua bahan marinasi.Aduk dengan tangan hingga seluruh cairan terserap.Tambahkan minyak wijen, aduk rata, lalu diamkan selama 20 menit.Buang sebanyak mungkin cairan marinasi, lalu tumis daging dengan sedikit minyak di atas api sedang-besar. Sisihkan.Panaskan sedikit minyak di dalam wok.Masukkan bagian putih daun bawang dan bawang putih, lalu tumis selama 2 menit di atas api sedang-besar.Tambahkan cabai kering, lada Sichuan, pasta kacang cabai Sichuan, gula, dan bubuk cabai.Tumis di atas api kecil hingga harum, sekitar 2-3 menit.Tuangkan air, lalu didihkan dengan api besar.Kecilkan api menjadi sedang. Masukkan udon siap pakai, lalu masak sambil diaduk perlahan agar mi terurai dan tidak saling menempel.Setelah kuah cukup menyusut, masukkan kembali daging sapi. Aduk rata, biarkan sedikit menyusut lagi, beri pelengkap, lalu sajikan.\t\n\t\n\t\tAduk mi dengan sangat lembut agar tidak putus sambil menunggu mi terurai.\n\t\n\t\n\t\tPlat principalAsiatiqueSichuan, Udon","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157803","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157803"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157803\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10024"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157803"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157803"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157803"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}