{"id":157645,"title":"Mi Daging Sapi Suwir","modified":"2026-07-18T14:38:40+02:00","plain":"Saat musim dingin, terkadang yang kita inginkan hanyalah hidangan hangat yang menghibur, tanpa harus terlalu lama berdiri di dapur (apalagi saat lantai keramik terasa membeku).\n\n\n\nSaya suka mi, dan saya juga suka beef bourguignon, jadi kenapa tidak membuat semacam hidangan fusion Asia yang terinspirasi dari masakan Tiongkok?\n\n\n\nCara membuat mi daging sapi suwir\n\n\n\nPertama, buat daging sapi suwir ala Asia dengan bahan-bahan seperti anggur Shaoxing atau kecap asin pekat. \n\n\n\nSemua bahan itu dimasak perlahan dalam kaldu (idealnya kaldu buatan sendiri) hingga daging benar-benar empuk dan mudah tersuwir hanya dengan ditekan garpu. Menggugah selera, bukan?\n\n\n\nPenting untuk mengangkat daging sapi dari panci dan memindahkannya ke mangkuk terpisah sebelum disuwir. Kenapa? Karena sisa cairan di panci perlu kita pekatkan semaksimal mungkin agar rasanya semakin kaya dan intens. \n\n\n\nIngin versi yang lebih cepat? Coba resep mi daging sapi ekspres saya\n\n\n\nKarena resep ini tidak terdiri dari banyak komponen, setiap bahan harus tampil maksimal. Saus yang sangat gurih pun menjadi bagian penting dari hidangan ini.\n\n\n\nSetelah itu, hidangan ini berlanjut seperti tumisan klasik: tambahkan minyak wijen untuk aromanya, bawang bombai, bawang putih jika suka, atau bahkan MSG. \n\n\n\nTip kecil: setelah mi direbus dan sebelum ditumis, segera bilas dengan air dingin untuk menghentikan proses memasak. Langkah ini juga membuat mi lebih kenyal dan kokoh, sehingga lebih pas untuk ditumis.\n\n\n\nBahan-bahan mi daging sapi suwir\n\n\n\nSeperti biasa, di bagian ini saya akan sedikit menjelaskan alasan penggunaan bahan-bahan dalam resep ini.\n\n\n\nDaging sapi: Untuk resep ini, sebaiknya gunakan daging untuk rebus, daging sapi untuk carbonnade, atau potongan untuk beef bourguignon. Tak perlu menggunakan potongan premium untuk resep ini.\n\n\n\nAnggur Shaoxing: Bisa diganti dengan sherry, tetapi bahan ini benar-benar memberi sentuhan ekstra. Jadi, kalau belum punya, layak dipertimbangkan untuk dibeli. Tautan Amazon tersedia di resep.\n\n\n\nKecap asin pekat: Jangan sampai tertukar dengan kecap asin light. Bahan ini tersedia di hampir semua toko Asia dan kadang-kadang juga ada di supermarket, meski cukup jarang. \n\n\n\n\n\n\tMi Daging Sapi Suwir\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tDaging sapi suwir400 g  daging sapi untuk semur (gaya carbonnade)6 sendok makan  arak masak Shaoxing 3 sendok makan  kecap asin hitam 1  sejumput garam4  siung bawang putih, memarkan250 ml  kaldu ayam (tambahkan air secukupnya hingga hampir menutupi daging sapi)Mi400 g mi matang2 bawang bombai, iris tipis3 sendok makan  kecap asin hitam 1 sejumput garam2 sendok makan  minyak wijen \t\n\t\n\t\t Masukkan semua bahan untuk daging sapi ke dalam panci bertutup. Tutup panci, lalu masak dengan api sedang selama 1 jam atau hingga daging mudah disuwir. Angkat daging sapi, lalu suwir-suwir dengan garpu. Masak saus dengan api besar selama 5 menit hingga sedikit menyusut. Angkat panci dari api, lalu masukkan kembali daging sapi ke dalam saus. Panaskan sedikit minyak dalam wok, lalu tumis bawang bombai selama 3 menit dengan api besar. Masukkan mi, lalu aduk rata. Tambahkan kecap asin hitam, minyak wijen, dan garam. Tambahkan campuran daging sapi suwir, lalu aduk rata.\t\n\t\n\t\tDaging sapi perlu dimasak dengan sabar hingga benar-benar empuk. Lama memasak bisa berbeda-beda tergantung bahan dan panas api, jadi periksa keempukannya selama proses memasak.\n\t\n\t\n\t\tAccompagnement, Plat principalChinoisenouilles au boeuf effiloch\u00e9","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157645","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157645"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157645\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/864"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157645"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157645"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157645"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}