{"id":157575,"title":"Mi Bawang Putih ala Tiongkok","modified":"2026-07-18T14:36:57+02:00","plain":"Resep mi tumis ala Tiongkok yang lezat dengan aroma bawang putih yang begitu menggoda\n\n\n\nBerakar dari masakan Tiongkok, hidangan ini merupakan salah satu resep mi paling dasar di sana. Bahkan lebih sederhana daripada minyak daun bawang andalan saya. \n\n\n\nMinyak daun bawang, rahasia mi ala restoran\n\n\n\nCara membuatnya relatif sederhana. Rebus mi pilihan Anda, lalu sisihkan. Setelah itu, saya sangat menyarankan untuk menyiapkan sayuran dan bumbu aromatik terlebih dahulu: karena ini hidangan tumis, begitu mulai memasak semuanya bisa bergerak sangat cepat, dan tentu Anda tidak ingin hidangan selezat ini sampai gosong.\n\n\n\nMasih dengan prinsip menyiapkan semuanya agar \u201csiap\u201d sebelum mulai memasak, campurkan bahan-bahan saus terlebih dahulu. Jika Anda masih harus membuka botol satu per satu dan menuangkannya saat proses memasak berlangsung, hampir pasti masakan akan gosong. \n\n\n\nSingkatnya, resep ini cepat, tidak serumit mi sayuran, dan rasanya sama enaknya dengan mudahnya dibuat. Apa lagi yang kurang?\n\n\n\nBahan-bahan mi bawang putih ala Tiongkok\n\n\n\nTak perlu banyak bahan untuk menghasilkan rasa yang luar biasa\n\n\n\nSaus soja light dan dark: Keduanya memang berbeda, dan masing-masing punya peran tersendiri dalam membentuk cita rasa hidangan ini. Sebagai gambaran, saus soja light adalah versi asin yang paling mudah ditemukan di berbagai toko, termasuk supermarket biasa. \n\n\n\nSementara itu, versi dark biasanya bisa ditemukan secara online atau di toko bahan makanan Asia. Memang tidak wajib, tetapi memberi sentuhan rasa yang akan sangat Anda hargai begitu mencobanya. Pelajari perbedaan saus soja light dan dark di sini\n\n\n\nMinyak wijen: Pastikan takarannya benar-benar diperhatikan, terutama jika Anda menggunakan minyak wijen sangrai, karena rasanya sangat kuat dan bisa dengan cepat mendominasi bahan-bahan lainnya. Tapi, kalau Anda penggemar berat wijen, saya jelas tidak akan menghakimi.\n\n\n\nSaus ini akan menghasilkan rasa bawang putih dan daun bawang yang sedap\n\n\n\nSaus tiram: sama seperti minyak wijen, jangan berlebihan saat menggunakannya karena hidangan ini bisa menjadi sangat, sangat asin. Namun bahan ini tetap penting, dan tidak, rasanya tidak seperti tiram\n\n\n\nGula: ya, saya tahu. Gula itu katanya jahat. Namun, gula bukan cuma menambah kalori, melainkan juga memberi banyak rasa karena membantu menyeimbangkan cita rasa hidangan. \n\n\n\nBukan hanya itu, gula juga membantu saus melekat pada mi lewat proses karamelisasi saat saus menyusut. Singkatnya, perannya penting untuk rasa sekaligus tekstur, jadi jangan diabaikan!\n\n\n\n\n\n\tMi Bawang Putih Khas Tiongkok\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tWok\t\n\t\n\t\t200 g mi (rebus terlebih dahulu)5 siung bawang putih (iris tipis)3 batang daun bawang (iris tipis)Saus1 sendok makan gula pasir2 sendok teh saus tiram1 sendok makan kecap asin biasa1 sendok makan kecap asin pekat1 sendok teh minyak wijen\t\n\t\n\t\tCampurkan semua bahan saus dalam mangkuk kecil hingga gula larut.Panaskan sedikit minyak dalam wok di atas api sedang-besar, lalu tumis bawang putih dan daun bawang selama 2 menit.Masukkan mi, lalu aduk selama 1 menit.Tuang saus, lalu aduk selama 2-3 menit.(Opsional) Tambahkan minyak cabai.\t\n\t\n\t\tUntuk merebus mi, ikuti petunjuk pada kemasan. Setelah itu, bilas mi dengan air dingin di dalam saringan untuk menghentikan proses pemasakan. Jika tidak, mi bisa menjadi lembek.\n\t\n\t\n\t\tAccompagnement, Plat principalChinoise","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157575","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157575"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157575\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2617"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157575"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157575"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157575"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}