{"id":157532,"title":"Babi Karamel Khas Vietnam","modified":"2026-07-18T14:35:03+02:00","plain":"Babi karamel, atau th\u1ecbt kho, adalah salah satu hidangan paling terkenal dalam masakan Vietnam, setelah ph\u1edf dan nem. Hidangan ini memadukan manisnya karamel dengan gurihnya n\u01b0\u1edbc m\u1eafm. Untuk variasi yang berbeda, daging babi kadang diganti dengan ikan atau daging sapi. \n\n\n\nApa pun versinya, jenis karamel seperti ini adalah salah satu cita rasa favorit saya, dan saya benar-benar ketagihan. Rasanya, Anda pun akan menyukainya. Dari kegemaran ini, saya juga mengembangkan beberapa resep lain yang akan segera hadir di sini. Nantikan, ya.\n\n\n\nAyam karamel lezat hasil eksperimen ini\n\n\n\nKalau Anda menyukai resep ini, babi merah juga sepertinya akan cocok dengan selera Anda.\n\n\n\nTips membuat babi karamel khas Vietnam\n\n\n\nAnda bisa mengganti bawang merah dengan bawang bombai.\n\n\n\nSaat proses karamelisasi, sangat penting untuk terus mengawasi agar karamel tidak gosong. Ini bisa terjadi sangat cepat karena dimasak dengan api besar.\n\n\n\nJika karamel belum terbentuk: sebelum mulai memasak, pastikan panci atau wok Anda cukup lebar. Semakin luas permukaannya, semakin cepat karamel terbentuk. \n\n\n\nBagaimana kalau nasi Kanton ekspres untuk menemani hidangan ini?\n\n\n\nApa pun caranya, kunci membuat babi karamel adalah kesabaran. Jika Anda menggunakan panci yang kecil dan dalam untuk resep ini, saus akan membutuhkan waktu sangat lama untuk mengental.\n\n\n\nJika Anda menggunakan potongan babi yang sangat berlemak (seperti samcan), kurangi jumlah air karena potongan ini mengeluarkan banyak cairan. Anda juga tidak perlu mengaduk terlalu lama.\n\n\n\nPilihan nasi saya untuk hidangan ini adalah nasi melati atau nasi sushi (cuci hingga benar-benar bersih sebelum dimasak). Anda bisa menyajikannya polos karena saus babinya sudah sangat kaya rasa, atau menumisnya sebentar dengan bawang bombai dan kecap asin. \n\n\n\nTamu Anda suka hidangan pedas? Cobalah daging sapi jintan\n\n\n\nSelain itu, saya juga punya resep nasi Kanton yang sangat cocok disajikan bersama babi karamel. Dan kenapa tidak melengkapinya dengan daging sapi daun bawang muda?\n\n\n\n Jika berbagai jenis kecap asin masih terasa membingungkan, coba baca artikel lengkap saya tentang macam-macam kecap asin \n\n\n\n\n\n\tBabi Karamel ala Vietnam\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tWok\t\n\t\n\t\t500 g daging babi, potong-potong2 bawang merah cincang halus1 sendok makan jahe parut1  cabai merah, iris tipis75 g gula cokelat1 sendok makan saus ikan (tambahkan lagi sesuai selera)4 daun bawang, potong 1 cm200 ml air1 sendok makan kecap asin pekat2 sendok makan santan\t\n\t\n\t\t Panaskan sedikit minyak dalam wok di atas api besar, lalu tumis daging babi secara bertahap hingga kecokelatan merata. Angkat dan sisihkan. Kecilkan api, lalu masukkan bawang merah, jahe, dan cabai. Tumis dengan api kecil selama beberapa menit hingga layu dan harum.Tambahkan gula, saus ikan, kecap asin, 200 ml air, dan santan ke dalam wok, lalu aduk rata. Didihkan sambil terus diaduk hingga gula larut. Setelah 5 menit, masukkan daun bawang. Masukkan kembali daging babi ke dalam wok. Masak dengan api besar selama 8 hingga 10 menit sampai saus mengental, melapisi daging dengan baik, dan tampak mengilap. Cicipi, lalu tambahkan sedikit lagi saus ikan jika perlu.\t\n\t\n\t\tDaging juga bisa dibiarkan tetap di dalam wok selama seluruh proses, tetapi ada risiko daging menjadi alot.\n\t\n\t\n\t\tVietnamiennePorc au caramel vietnamien, porc caramel","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157532","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157532"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157532\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/951"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157532"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157532"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157532"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}