{"id":157398,"title":"Pancake fluffy Jepang &#8211; pancake Jepang super lembut","modified":"2026-07-18T14:32:16+02:00","plain":"Pancake Jepang yang super lembut ini terasa seperti menyantap awan, dan akan semakin nikmat dengan krim chantilly buatan sendiri! \n\n\n\nOrang Jepang membawa pancake ke tingkat yang benar-benar baru. Bayangkan awan lembut yang lumer di mulut... menggoda, bukan? Anda pasti pernah melihat pancake souffl\u00e9 Jepang yang super fluffy ini (\u30b9\u30d5\u30ec\u30d1\u30f3\u30b1\u30fc\u30ad) berseliweran di media sosial. Atau mungkin Anda bahkan sudah pernah mencicipinya di banyak tempat yang kini menyajikannya dalam menu?\n\n\n\nPancake ini ringan, lembut, dan sedikit terlalu mewah untuk sarapan di hari kerja, tetapi godaannya sulit ditolak saat akhir pekan tiba. Pancake selembut ini benar-benar wajib dicoba. \n\n\n\n\n\n\n\nApa itu pancake Jepang?\n\n\n\nBahan-bahan pancake souffl\u00e9 sangat mirip dengan pancake Amerika biasa, jadi apa yang membuatnya berbeda&nbsp;? Apa yang membuat pancake ini begitu tinggi, fluffy, dan lezat?\n\n\n\nPancake souffl\u00e9 Jepang mengandalkan telur sebagai bahan utama. Kuning dan putih telur dipisahkan, lalu putih telurnya dikocok menjadi meringue. Tekniknya mirip seperti saat membuat souffl\u00e9, baik yang gurih maupun manis.\n\n\n\nSering tertukar dengan cheesecake Jepang\n\n\n\nPutih telur dikocok hingga membentuk puncak kokoh, lalu dilipat perlahan dan hati-hati ke dalam sisa adonan. Itulah sebabnya pancake Jepang begitu lembut dan fluffy: gelembung udara tetap terjaga di dalam adonan.\n\n\n\nHasilnya, pancake Jepang ini terasa sangat ringan, nyaris seperti souffl\u00e9. Saat dipotong, Anda bahkan bisa mendengar suara gelembung udara yang pecah! Sajikan dengan krim chantilly buatan sendiri atau selai oles Aljazair, dijamin makin nikmat!\n\n\n\nTren Jepang yang terbilang baru\n\n\n\nBeberapa tahun lalu, hidangan ini nyaris belum terdengar. Ledakan media sosial dan demam pancake di Jepang belakangan inilah yang membuat hidangan ini populer dengan sangat cepat (dan tentu saja, kita ikut senang dibuatnya).\n\n\n\n\n\n\n\nTips sukses membuat pancake fluffy Jepang\n\n\n\nKocok putih telur (meringue) dengan benar\n\n\n\nSejujurnya, membuat meringue memang butuh latihan. Tapi percayalah, semuanya akan terasa mudah begitu Anda lebih berpengalaman dan memahami tekstur yang tepat. Resep pancake souffl\u00e9 Jepang ini sebenarnya mudah&#8230;kecuali di bagian itu. Saya sendiri orangnya tidak sabaran, jadi kadang masih gagal juga. Ups.\n\n\n\nYang dicari adalah puncak kokoh dengan ujung yang sedikit melengkung. Saat Anda mengangkat whisk, putih telur harus berdiri tegak, tetapi ujungnya masih sedikit menunduk. Jika putih telur dikocok berlebihan, teksturnya akan pecah dan bergerindil. Jika kurang dikocok, gelembung udaranya tidak cukup dan pancake pun tidak akan lembut.\n\n\n\nMeringue yang terbentuk sempurna\n\n\n\nPanaskan wajan lebih dulu dengan api kecil\n\n\n\nPemanasan yang merata sangat penting agar pancake matang dengan baik. Panaskan wajan dengan api serendah mungkin untuk menghindari titik panas (artinya satu bagian wajan kurang panas, sementara bagian lainnya terlalu panas). Dengan begitu, Anda bisa mengontrol waktu memasak dan hasil akhirnya dengan lebih baik.\n\n\n\nTumpuk adonan ke atas, setinggi mungkin\n\n\n\nKunci membuat pancake yang sangat tinggi adalah menambahkan porsi adonan baru di atas adonan yang sudah ada di wajan, setelah adonan mulai membentuk pancake.\n\n\n\n\n\n\n\nMasak perlahan dengan wajan tertutup dan api kecil\n\n\n\nBerbeda dari pancake biasa, pancake fluffy Jepang ini perlu dimasak jauh lebih lama. Jika Anda menggunakan api yang terlalu besar, bagian luarnya mungkin terlihat matang, padahal bagian dalamnya masih mentah. \n\n\n\nKarena itu, memasak perlahan dan stabil dengan api kecil adalah kuncinya. Untuk menahan panas dan kelembapan di dalam wajan, tutup wajan dengan penutup.\n\n\n\nTambahkan air untuk menghasilkan sedikit uap\n\n\n\nSaya pernah mencoba membuatnya tanpa menambahkan air, dan perbedaannya memang tipis, tetapi tetap terasa. Karena langkah ini juga sangat mudah, saya selalu memasukkannya ke dalam resep. Cukup tuangkan 1 sendok makan air ke ruang kosong di wajan untuk menambah kelembapan. Percayalah, hasilnya bisa sangat berbeda.\n\n\n\nUntuk membuat pancake Jepang, Anda hanya membutuhkan beberapa bahan dan sedikit ketelatenan\n\n\n\nMengapa pancake Jepang saya tidak fluffy? Mengapa pancake-nya kempis?\n\n\n\nSaat membuat pancake Jepang, salah satu masalah yang paling sering terjadi adalah pancake cenderung kempis setelah matang. Apakah ini normal? Tidak. Souffl\u00e9, termasuk pancake souffl\u00e9, seharusnya tetap berdiri tegak setelah dipindahkan ke piring.\n\n\n\nApa yang salah&nbsp;? Bagaimana mencegah souffl\u00e9 Anda amblas&nbsp;?\n\n\n\n\nAnda mungkin mengocok putih telur terlalu sedikit atau terlalu lama. Tujuannya adalah menciptakan gelembung udara di dalam adonan agar pancake memiliki struktur. Tanpa itu, pancake akan kempis.\n\n\n\nApi wajannya terlalu besar. Pancake yang sudah kecokelatan belum tentu benar-benar matang. Bagian dalamnya mungkin masih mentah, dan jika diangkat dari wajan terlalu cepat, udara di dalamnya akan keluar sehingga pancake mengempis. Pancake Jepang yang dimasak dengan benar akan memiliki struktur yang kokoh dan tinggi yang bagus. Pancake juga bisa bertahan selama 10 hingga 15 menit selagi masih hangat (mirip seperti balon udara panas).\n\n\n\n\n\n\n\tPancake Souffl\u00e9 Jepang\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t2 telur23 ml susu full cream0.25 sendok teh ekstrak vanila30 g tepung terigu2 g baking powder26 g gula1 sendok makan minyak (beraroma netral)30 ml air (untuk menghasilkan uap saat memasak)Untuk chantilly rumahan120 ml krim kental (untuk dikocok (kandungan lemak 36% atau lebih))20 g gula\t\n\t\n\t\tSiapkan semua bahan. Anda juga memerlukan wajan antilengket berdiameter 30 cm (cukup besar untuk memasak 2-3 pancake sekaligus) beserta tutupnya.Untuk membuat chantilly segar (opsional)Pertama, siapkan mangkuk es: isi mangkuk besar dengan es batu dan air, lalu letakkan mangkuk sedang yang bersih dan kering di atasnya. Tambahkan krim kental dan gula ke dalam mangkuk sedang agar tetap dingin.Kocok dengan kecepatan tinggi hingga mencapai puncak sedang-kaku. Chantilly tidak boleh cair; teksturnya harus lembut, ringan, dan cukup kokoh. Simpan krim kocok di lemari es hingga saatnya menyajikan pancake.Untuk adonanPisahkan putih telur dan kuning telur ke dalam dua mangkuk berbeda. Masukkan mangkuk berisi putih telur ke dalam freezer selama 15 menit.Sementara itu, tambahkan susu dan vanila ke dalam kuning telur, lalu kocok dengan whisk hingga kental dan berbusa.Ayak tepung dan baking powder ke dalam mangkuk.Kocok hingga tercampur rata; jangan terlalu lama mengaduk. Sisihkan selagi Anda membuat meringue.Untuk meringueSetelah 15 menit, keluarkan mangkuk berisi putih telur dari freezer. Putih telur harus setengah beku. Sekarang, mulailah mengocok putih telur dengan mixer.Saat putih telur mulai berbusa dan tampak buram, tambahkan gula sedikit demi sedikit, kira-kira sepertiga bagian setiap kali. Lalu, naikkan kecepatan mixer ke tingkat tertinggi dan kocok hingga terbentuk puncak kaku. Biasanya dibutuhkan sekitar 2 menit mengocok dengan kecepatan tinggi untuk mencapai tahap ini. Lepaskan pengocok dari mixer, lalu aduk bagian putih telur yang masih lebih cair di tepi mangkuk ke bagian tengah yang lebih kaku hingga teksturnya merata. Setelah itu, pasang kembali pengocok dan lanjutkan mengocok.Untuk mengecek puncak kaku, hentikan mixer lalu angkat whisk atau pengocoknya. Meringue di dalam mangkuk atau pada whisk harus cukup kokoh untuk mempertahankan puncak yang tegak (ujungnya boleh sedikit melengkung). Pada tahap ini, meringue juga harus tampak mengilap. Tip: Jika meringue dikocok terlalu lama, teksturnya akan menjadi sangat keras dan berbutir sehingga tidak akan menyatu dengan adonan.Panaskan wajan antilengket besar di atas api kecil. Olesi tipis dengan minyak, lalu lap kelebihan minyak yang terlihat menggunakan tisu dapur (jika tidak, pancake akan memiliki pola berbintik). Biarkan wajan tetap di atas api kecil saat Anda mencampur putih telur dan campuran kuning telur pada langkah berikutnya.Untuk &quot;melipat&quot; meringueAmbil sepertiga meringue dan tambahkan ke campuran kuning telur. Kocok perlahan dengan tangan (jangan terlalu khawatir jika ada gelembung udara yang pecah pada tahap ini).Selanjutnya, ambil setengah sisa meringue dan tambahkan ke campuran kuning telur. Dengan menggunakan whisk, campurkan perlahan tanpa memecahkan terlalu banyak gelembung udara.Sekarang, pindahkan campuran kuning telur ke dalam mangkuk berisi sisa meringue. Lipat kedua campuran dengan sangat lembut sambil berhati-hati agar gelembung udara pada meringue dan adonan tidak kempis selama proses ini. Aduk perlahan hingga adonan tercampur rata dan homogen.Untuk memasak pancake JepangJaga suhu wajan di 150 \u00baC dan tetap gunakan api kecil. Ingat, tiap pancake membutuhkan sekitar empat sendok kecil adonan, dan Anda akan membuat tiga pancake. Untuk pancake pertama, tuang satu sendok adonan ke wajan hingga membentuk tumpukan tinggi, menggunakan sendok sayur kecil.Lalu, tumpuk satu sendok adonan lagi di atas adonan pertama. Ulangi untuk dua pancake berikutnya, sehingga setiap pancake memiliki dua sendok adonan.Saat setiap pancake sudah memiliki dua sendok adonan, permukaannya biasanya mulai sedikit mengering. Pada tahap ini, tambahkan lagi satu sendok adonan ke atas tiap pancake sambil menjaga bentuknya tetap tinggi. Di dalam mangkuk, seharusnya masih tersisa sekitar tiga sendok adonan (kalau sedikit lebih banyak, tidak masalah).Setel timer selama 6-7 menit, tambahkan 1 sendok makan air ke ruang kosong di dalam wajan, lalu tutup dengan penutup. Uap air akan menjaga pancake tetap lembap selama dimasak. Perhatian: Waktu ini hanya panduan; lama memasak pancake bergantung pada suhu wajan Anda.Setelah 2 menit, buka tutup wajan dan tambahkan satu sendok adonan terakhir ke setiap pancake Jepang (atau lebih dari satu jika adonan Anda masih banyak). Pastikan adonan ditumpuk ke atas, bukan melebar ke samping. Jika airnya sudah menguap, tambahkan sedikit lagi. Tutup kembali dan lanjutkan memasak.Setelah 6-7 menit, angkat pancake dengan SANGAT PERLAHAN menggunakan spatula siku. Jika pancake masih menempel, jangan dipaksa sampai strukturnya sedikit lebih kokoh. Jika dipaksa, pancake bisa retak di tengah. Saat sudah siap, pancake akan mudah digeser dan dibalik.Tambahkan lagi sedikit air ke ruang kosong di dalam wajan, lalu tutup kembali. Setel timer selama 4-5 menit untuk memasak sisi satunya dengan api serendah mungkin.Setelah berwarna keemasan, pindahkan pancake ke piring saji.\t\n\t\n\t\tCara mencegah pancake souffl\u00e9 agar tidak kempis:\n\nPancake souffl\u00e9 memang cukup menantang untuk dibuat, terutama bagi pemula. Jadi, pastikan Anda membaca tips saya di postingan ini dengan saksama sebelum mulai memasak.\nKocok putih telur dengan benar. Jika kurang atau terlalu lama dikocok, pancake akan mengempis setelah matang.\nMasak dengan api kecil dan pastikan bagian dalam pancake matang sempurna. Jika bagian tengahnya belum matang dengan baik, pancake tidak punya struktur yang cukup untuk tetap mengembang dan akan langsung kempis saat suhunya turun.\n\n\t\n\t\n\t\tPetit d\u00e9jeunerJaponaisefluffy pancakes, pancake japonais","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157398","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157398"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157398\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5130"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157398"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157398"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157398"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}