{"id":157374,"title":"Tumis Daging Sapi dengan Brokoli","modified":"2026-07-18T14:31:36+02:00","plain":"Daging sapi dengan brokoli adalah perpaduan yang lezat&#8230; saya hampir ingin menyebutnya perpaduan warna cokelat dan hijau, tapi itu jelas kurang puitis. Intinya, meski brokoli bukan sayuran favorit semua orang, kalau diolah seperti ini, hidangan ini bisa disajikan bahkan untuk si kecil yang paling pemilih sekalipun. Percayalah!\n\n\n\nSajian sederhana yang tetap memikat\n\n\n\nAsal-usul daging sapi dengan brokoli\n\n\n\nDi sini saya sempat mencoba menelusuri asal-usul hidangan ini dan mencari apakah ada kisah menarik di baliknya, tetapi belum menemukan jawaban pasti. Yang saya temukan hanyalah bahwa daging sapi dengan brokoli tidak sepenuhnya berasal dari masakan Tiongkok dan kemungkinan merupakan kerabat dari chop suey. Jika Anda punya petunjuk soal asal-usul pastinya, beri tahu saya!\n\n\n\nBahan-bahan untuk tumis daging sapi dengan brokoli\n\n\n\nKecap asin dark dan kecap asin light: Penting untuk menggunakan keduanya agar cita rasanya benar-benar autentik. Perbedaan antara kedua jenis kecap asin ini saya jelaskan di artikel ini\n\n\n\nAnggur Shaoxing: Inilah anggur masak khas Tiongkok yang paling klasik! Memang ada beberapa pengganti, tetapi tentu saja, tidak ada yang benar-benar menandingi versi aslinya. Pelajari apa itu Shaoxing, di mana membelinya, dan cara menggantinya di sini\n\n\n\nSeperti biasa, kita mulai dengan menumis daging bersama aromatiknya\n\n\n\nMinyak wijen: Bahan klasik dalam masakan Asia, minyak ini memberi aroma dan rasa yang sedap. Namun jangan gunakan terlalu banyak karena rasanya yang kuat mudah mendominasi bahan lain. Pelajari lebih lanjut di artikel saya tentang bahan ini.\n\n\n\nTips agar tumis daging sapi dengan brokoli makin lezat\n\n\n\nResep ini sudah lezat apa adanya, tetapi Anda tentu bisa menyesuaikan bahan-bahannya sesuai selera.\n\n\n\nDaging : Sebagai pengganti irisan daging sapi, Anda bisa memakai daging cincang, dada ayam iris, udang, fillet babi, atau tahu potong dadu&#8230; pilihannya nyaris tak ada habisnya!\n\n\n\nHidangannya hampir siap! Lihat warna cantiknya\n\n\n\nSayuran : Jangan ragu menambahkan sayuran lain seperti wortel iris, bok choy, jamur, kapri, paprika, &#8230; \n\n\n\nPelengkap : Anda juga bisa menambahkan sriracha atau minyak cabai untuk sedikit sensasi pedas. Kacang mede, biji wijen, atau almond akan memberi tekstur yang nikmat.\n\n\n\nJika Anda menyukai resep ini, Anda juga akan menyukai resep daging sapi dengan bawang ala saya! Jika masih bingung memilih kecap asin, baca juga artikel lengkap saya tentang berbagai jenis kecap asin \n\n\n\nDaging sapi dengan bawang yang klasik\n\n\n\n\n\n\tTumis Daging Sapi Brokoli\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tWok\t\n\t\n\t\tSaus2 sdm tepung maizena60 ml air3 sdt gula1 sdm kecap asin pekat1.5 sdm kecap asin ringan1 sdm arak Shaoxing0.25 sdt bubuk lima rempah Tiongkok1 sdm minyak wijen1 sejumput lada hitam0.5 sdt garamBahan lainMinyak untuk menumis360 g daging sapi, iris tipis1 siung bawang putih, cincang halus1 sdt jahe, cincang halus1 brokoli, ambil kuntumnya saja (jangan gunakan batang besar yang tebal)230 ml air\t\n\t\n\t\tCampurkan semua bahan saus hingga rata.Panaskan sedikit minyak dengan api besar, lalu tumis daging sapi selama 1 menit hingga kecokelatan.Aduk daging selama 10 detik, lalu masukkan jahe dan bawang putih. Aduk hingga daging sapi tidak lagi berwarna merah muda.Tuangkan saus dan air, lalu aduk cepat.Begitu mendidih, masukkan brokoli lalu aduk hingga seluruhnya terbalut saus dan saus mulai mengental.Kecilkan api ke sedang, lalu aduk selama 5 menit sampai brokoli matang.Sajikan dengan nasi.\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tPlat principalChinoise","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157374","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157374"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157374\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157374"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157374"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157374"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}