{"id":157363,"title":"Tumis Ayam Jamur","modified":"2026-07-18T14:31:21+02:00","plain":"Tumis ayam jamur adalah versi yang diadaptasi ala Amerika dari hidangan Kanton bernama Moo goo gai pan, atau \u201cayam dengan jamur dan saus tiram\u201d. \n\n\n\nPada dasarnya, moo goo gai pan terdiri dari ayam dan jamur, ditambah aneka sayuran lain yang bisa berbeda-beda tergantung siapa yang memasaknya. \n\n\n\nDibandingkan dengan banyak tumisan Asia yang memakai daging berbalut tepung, digoreng, lalu disiram saus manis, moo goo gai pan jelas merupakan pilihan yang jauh lebih ringan dan lebih sehat (setidaknya relatif, tentu saja).\n\n\n\nKenapa tidak menyajikannya bersama nasi goreng yang lezat?\n\n\n\nBagaimana cara memotong ayam seperti di restoran Tiongkok?\n\n\n\nSetiap kali saya memesan hidangan ayam di restoran Tiongkok, dagingnya selalu diiris sangat tipis dan teksturnya begitu empuk. Dulu saya tidak pernah tahu cara menirunya di rumah. Untungnya, setelah sedikit mencari tahu, saya sadar bahwa mendapatkan potongan ayam yang tipis dan empuk di dapur sendiri ternyata cukup mudah. \n\n\n\nLangkah pertama untuk mendapatkan ayam ala restoran adalah mengirisnya setipis mungkin. Cara paling mudah adalah memasukkan dada ayam ke dalam freezer selama sekitar 20 menit, atau hanya sampai sedikit mengeras (jangan sampai beku total). Tujuannya, ayam cukup padat sehingga lebih mudah diiris tipis. \n\n\n\nSetelah itu, potong ayam melawan arah serat (melebar) menjadi irisan tipis.\n\n\n\nBahan-bahan tumis ayam jamur\n\n\n\nResep ini terdiri dari dua bagian utama: bahan untuk tumisannya dan bahan untuk sausnya. Cara membuatnya sangat mudah, dan saya yakin sebagian besar bahannya mungkin sudah ada di dapur Anda (terutama jika Anda sering mengikuti resep di situs ini).\n\n\n\nAnda bisa mengiris dada ayam menjadi potongan tipis dengan metode yang dijelaskan tadi. Ingat, daging dada ayam cenderung rendah lemak sehingga mudah terlalu matang jika tidak diawasi. Bahkan, saya pribadi justru lebih suka memakai paha ayam atas karena hasilnya lebih juicy.\n\n\n\nSeporsi nasi Kanton ekspres akan sangat cocok disantap bersama ayam ini\n\n\n\nBahan-bahan saus untuk tumis ayam jamur\n\n\n\nSaus dan marinadenya adalah bagian terpenting dari resep ini. Saus ini ringan, gurih, dan lezat, serta hanya membutuhkan mangkuk kecil dan whisk untuk menyiapkannya.\n\n\n\n\nMinyak wijen: jangan gunakan terlalu banyak. Minyak wijen punya aroma dan rasa yang kuat, sehingga mudah mendominasi bahan-bahan lainnya\n\n\n\nKaldu ayam: kaldu buatan sendiri tentu lebih enak, tetapi untuk menghemat waktu, Anda bisa memakai kaldu siap pakai\n\n\n\nKecap asin light: ini adalah kecap asin biasa yang mudah ditemukan di supermarket. Jangan sampai tertukar dengan kecap asin dark\n\n\n\nSaus tiram: tenang, rasanya tidak seperti tiram, tetapi justru memberi rasa yang sangat lezat!\n\n\n\nAnggur Shaoxing: anggur masak khas Tiongkok yang nyaris wajib untuk mulai memasak hidangan Asia. Klik di sini untuk mengetahui bahan penggantinya\n\n\n\n\nTips membuat tumis ayam jamur\n\n\n\nJangan ragu menaikkan api ke suhu tinggi untuk mempercepat saus mengental. JIKA Anda melakukannya, pastikan terus mengaduk dengan baik karena risiko gosong akan meningkat dengan cepat.\n\n\n\nUntuk urusan saus, prinsipnya hampir selalu sama. Saus putih Tiongkok, saus asam manis, saus manis gurih, saus ayam General Tao, saus ayam bawang putih madu, &#8230; semuanya punya satu bahan kunci yang sama: maizena. Inilah rahasia tekstur saus Asia yang kental dan mengilap.\n\n\n\nSatu-satunya kekurangan saus kental seperti ini adalah konsistensinya tidak bertahan lama. Anda mungkin pernah memesan makanan Tiongkok lalu mendapati keesokan harinya sausnya jadi sangat encer. Itu terjadi karena maizena biasanya hanya mampu mempertahankan tekstur terbaiknya selama sekitar satu jam, paling lama.\n\n\n\nBiasanya, saat hal seperti ini terjadi, saya memanaskan kembali sisanya di panci lalu menambahkan sedikit maizena lagi (setelah semua bahan panas) untuk mengembalikan teksturnya. Sebagian besar waktu cara ini berhasil, meski ada juga beberapa hidangan yang tetap tidak bisa diselamatkan. Katakan saja tingkat keberhasilannya sekitar 80%.\n\n\n\n\n\n\n\nResep lain yang sangat mirip dan juga saya sukai adalah ayam saus hoisin. Rasanya sedikit lebih ringan dan tampilannya juga cantik saat disajikan! Apalagi jika dijadikan hidangan pembuka dan ditata di atas daun selada kecil. Para tamu pasti akan merasa seperti sedang makan di restoran!\n\n\n\n\n\n\tTumis Ayam Jamur\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tMARINASI2 sendok makan kecap asin1 sendok makan arak Shaoxing1 sendok teh minyak wijen1 sendok makan tepung maizena350 g ayam, potong daduBAHAN TUMIS250 g jamur kancing, iris2 iris jahe tipis1 siung bawang putih, cincangSAUS125 g kaldu ayam2 sendok makan saus tiram1 sendok teh gula1 sendok makan tepung maizena1 sendok makan minyak wijen\t\n\t\n\t\tMarinasi ayam selama 20 menit. Sambil menunggu, aduk semua bahan saus dalam mangkuk hingga rata.Panaskan sedikit minyak dalam wajan di atas api sedang-besar. Tumis ayam hingga hampir matang, lalu sisihkan.Tambahkan sedikit minyak lagi, lalu tumis bawang putih dan jahe selama 1 menit.Masukkan jamur, lalu tumis selama 2 menit.Tuangkan saus, lalu aduk hingga mengental.Masukkan kembali ayam, lalu aduk selama 1-2 menit.\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tChinoise","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157363","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157363"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157363\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/921"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157363"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157363"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157363"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}