{"id":157358,"title":"Mi Sichuan dengan Saus Kecap Manis &#8211; Ti\u00e1n shu\u01d0 mi\u00e0n","modified":"2026-07-18T14:31:18+02:00","plain":"Resep mi buatan sendiri yang lezat, disajikan dengan saus yang kaya rasa\n\n\n\nHari ini kita kembali dengan satu lagi variasi mi khas Sichuan. Dari mi dan dan hingga mi Sichuan dengan glutamat, pilihannya benar-benar beragam, meskipun kadang perbedaannya cukup halus!\n\n\n\nDalam artikel ini, saya akan memperkenalkan Ti\u00e1n shu\u01d0 mi\u00e0n (\u751c\u6c34\u9762), yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama \u00ab\u00a0sweet water noodles\u00a0\u00bb atau, secara harfiah, mi air manis. Di balik namanya yang sederhana, tersembunyi saus yang juga mudah dibuat, tetapi berkat perpaduan bahannya, rasanya terasa cukup kompleks dan sangat nikmat di lidah.\n\n\n\nSelain itu, mi-nya sendiri juga patut dibahas&#8230; sebagai kerabat jauh udon (atau bahkan, jika melihat sejarah masakan Jepang, mungkin salah satu leluhurnya), mi ini tebal, panjang, dan benar-benar memuaskan saat disantap. Jika sedang terburu-buru, Anda bisa menggantinya dengan udon, tetapi versi rumahan dalam resep ini benar-benar istimewa. Nama tradisionalnya adalah gungunmian\u00a0(\u68cd\u68cd\u9762 atau \u00ab\u00a0mi batang\u00a0\u00bb).\n\n\n\nYaki udon adalah hidangan udon favorit saya\n\n\n\nAsal-usul Ti\u00e1n shu\u01d0 mi\u00e0n\n\n\n\nSweet Water Noodles, atau mi air manis, berasal dari kota Chengdu, ibu kota provinsi Sichuan, di Tiongkok. Jejak terdokumentasinya bermula pada tahun 1910, ketika sejarawan dan penulis Fu Chongju menyebut hidangan ini dalam biji-nya yang berjudul Chengdu Tonglan. \n\n\n\nMenurut kesaksiannya, mi ini dijual pagi-pagi sekali di restoran, sering kali untuk para pekerja jalanan, dengan harga 6 Wen per mangkuk, sedangkan pelanggan lain yang bukan pekerja membayar 16 Wen. \n\n\n\nNamun, Fu Chongju tidak memberikan penilaian yang terlalu positif. Ia menggambarkannya sebagai mi yang tebal dan hambar, sebuah kritik yang, meskipun tajam, tetap menarik karena menjadi salah satu catatan paling awal tentang hidangan ikonis ini. Pada masa itu, jelas bahwa mi ini belum memiliki karakter khas maupun cita rasa yang kini disukai para penikmatnya.\n\n\n\nTi\u00e1n shu\u01d0 mi\u00e0n, yang kini dikenal karena kesederhanaan dan sentuhan rasa manisnya yang halus, tampaknya baru benar-benar menemukan identitasnya setelah puluhan tahun berkembang, terutama dengan diperkenalkannya glutamat serta pengaruh reformasi pasca-Mao. \n\n\n\nBahan utama Ti\u00e1n shu\u01d0 mi\u00e0n\n\n\n\n\n\n\n\nTepung terigu: idealnya gunakan tepung Italia 00 dengan kandungan gluten tinggi, atau tepung roti\n\n\n\nMi: buatan sendiri tentu lebih baik, tetapi jika sedang terburu-buru, Anda bisa memakai udon\n\n\n\nKapulaga Tiongkok: juga dikenal sebagai kapulaga hitam, bahan ini memberi rasa khas dan aroma berasap pada saus. Anda bisa menggantinya dengan kapulaga hitam India, tetapi cita rasanya tidak akan sama\n\n\n\nMinyak cabai: di sini kita akan menggunakan dua jenis minyak cabai, yaitu Lao Gan Ma dan satu lagi minyak cabai versi cepat yang resepnya ada di artikel ini. Namun, jika Anda menginginkan cita rasa yang benar-benar autentik, Anda bisa mengganti keduanya dengan minyak cabai Sichuan\n\n\n\nMinyak cabai Sichuan tradisional punya cita rasa yang benar-benar nendang!\n\n\n\nGlutamat: saya paham bahwa bumbu ini punya reputasi yang beragam. Anda tentu bisa melewatinya, tetapi percayalah, seperti pada mi bawang putih goreng, bahan ini memberi lapisan umami ekstra yang terasa jelas\n\n\n\n\n\n\tMi Sichuan dengan Saus Kecap Asin Manis - Ti\u00e1n shu\u01d0 mi\u00e0n\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tMi buatan sendiri200 g tepung terigu tinggi gluten (misalnya tepung Italia 00)4 g garam100 g air1 sdm minyak (untuk melapisi setelah direbus)Saus kecap asin manis100 g kecap asin ringan25 g gula cokelat1 bunga lawang2 potong jahe kering0.5 batang kayu manis1 kapulaga hitam TiongkokAir bawang putih7 siung bawang putih3 sdm air (dingin)Minyak cabai praktis2 sdm cabai merah bubuk55 ml minyak netral55 ml minyak cabai Lao Gan MaPenyajian akhir400 g mi (sudah dimasak)8 sdm minyak cabai (yang sudah dibuat sebelumnya)2 sdm saus kecap manis (yang sudah dibuat sebelumnya)2 sdm air bawang putih (termasuk bawang putih yang dihaluskan dan airnya)8 sdt kacang tanah (ditumbuk kasar)1 sdt minyak wijen1 sdt bubuk lada Sichuan1 sdt gula1 sdt MSG\t\n\t\n\t\tMi buatan sendiriDalam mangkuk, campurkan tepung dan garam.Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan sumpit.Saat adonan mulai tampak bergerindil, tekan lalu bentuk menjadi satu bola adonan.Uleni adonan di atas permukaan kerja selama 2-3 menit.Kembalikan adonan ke mangkuk, tutup, lalu diamkan selama 15 menit.Uleni kembali adonan selama 1-2 menit.Pindahkan adonan ke permukaan kerja, pipihkan dengan tangan menjadi lembaran kasar, lalu lipat dua.Pipihkan lagi dan lipat kembali. Ulangi sebanyak 6 kali.Setelah lipatan terakhir, kembalikan adonan ke mangkuk, tutup, lalu diamkan lagi selama 15 menit.Ulangi sekali lagi: uleni selama 1-2 menit, pipihkan dan lipat 6-7 kali, lalu diamkan 15 menit.Untuk memotong mi, taburi permukaan kerja dengan tepung, lalu gilas adonan hingga menjadi lembaran setebal sekitar 0.5 cm.Gunakan penggaris untuk memotong adonan menjadi helaian mi selebar 0.5 cm sehingga membentuk \"batang\" persegi panjang.Pisahkan mi satu per satu sambil sedikit ditarik saat proses pemotongan.Setelah semua mi selesai dipotong, taburi lagi dengan sedikit tepung.Untuk merebus mi, masukkan perlahan ke dalam panci berisi air mendidih sedikit demi sedikit.Pastikan mi tidak saling menempel; aduk perlahan dengan sumpit.Begitu air kembali mendidih bersama mi, tambahkan satu cangkir air dingin, seperti saat merebus wonton.Saat air mendidih lagi, angkat mi lalu tiriskan.Pindahkan mi ke dalam mangkuk, lalu lumuri dengan minyak.Saus kecap asin manisMasukkan semua bahan ke dalam panci kecil.Masak dengan api kecil sambil melarutkan gula ke dalam kecap asin, lalu tutup panci.Masak dengan api kecil selama 15 menit, atau sampai muncul gelembung besar dan saus mengental hingga melapisi sendok.Air bawang putihGeprek siung bawang putih, lalu buang kulitnya.Tumbuk bawang putih dalam ulekan hingga menjadi pasta.Campurkan dengan air dingin.Minyak cabai praktisSiapkan bubuk cabai di dalam mangkuk tahan panas.Panaskan minyak hingga muncul asap tipis di sekitar wok, sekitar 190\u00b0C.Tuang minyak panas ke atas bubuk cabai, lalu aduk rata.Tambahkan Lao Gan Ma, lalu aduk hingga tercampur rata.Meracik mangkukMasukkan semua bahan pada bagian \u201cpenyajian akhir\u201d. Sesuaikan jumlah tiap bahan per mangkuk dengan catatan di bawah, lalu aduk rata.\t\n\t\n\t\tTakaran per mangkuk untuk 1 orang\n\n200 g mi, sudah dimasak\n4 sdm minyak cabai, yang sudah dibuat sebelumnya\n1 sdm saus kecap manis, yang sudah dibuat sebelumnya\n1 sdm air bawang putih (termasuk bawang putih yang dihaluskan dan airnya)\n4 sdt kacang tanah, ditumbuk kasar\n0.5 sdt minyak wijen\n0.5 sdt bubuk lada Sichuan\n0.5 sdt gula\n0.5 sdt MSG\n\nTips: gunakan mi udon agar lebih hemat waktu.\n\t\n\t\n\t\tPlat principalChinoise\t\n\n\n\n\n\nSumber kuliner\n\n\n\nUntuk artikel ini, saya mengadaptasi resep luar biasa dari kanal YouTube \u00ab\u00a0Chinese cooking demystified\u00a0\u00bb","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157358","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157358"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157358\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17972"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157358"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157358"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157358"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}