{"id":157349,"title":"Mie Ayam","modified":"2026-07-18T14:31:12+02:00","plain":"Hari ini, kita akan membuat mie Tiongkok dengan cita rasa ayam yang benar-benar nendang.Ada beberapa catatan kecil agar rasanya maksimal: setelah tahap pertama, keluarkan seluruh isi wok, termasuk cairan dari ayam. Nanti, tambahkan kembali cairan tersebut sesendok demi sesendok sepanjang proses memasak.\n\n\n\nHidangan ini, bersama mie beras Thailand, termasuk salah satu resep mie favorit saya, jadi jangan lupa kirimkan foto mie ayam buatan Anda di Instagram!\n\n\n\nMie tumis Thailand\n\n\n\nBahan-bahan mie ayam\n\n\n\nKecap asin light: Kebalikan dari kecap asin dark, tetapi jangan khawatir, versi light adalah kecap asin yang umum ditemukan di hampir semua toko!\n\n\n\nSaus hoisin: sangat dikenal sebagai bahan saus untuk bebek peking, tetapi saus ini juga digunakan dalam banyak hidangan lain, termasuk yang satu ini! Rasanya yang khas memberi sentuhan lezat pada masakan ini; klik di sini untuk mengenal saus lezat ini lebih jauh\n\n\n\nMinyak wijen: Saya lebih suka minyak wijen sangrai (lihat di sini untuk mengetahui perbedaannya), tetapi versi biasa mungkin lebih mudah Anda temukan. Singkatnya, minyak ini lezat, tetapi gunakan secukupnya! Aromanya cukup kuat\n\n\n\nTips untuk mie ayam\n\n\n\nJika ada supermarket Asia di dekat rumah, Anda akan menemukan banyak pilihan mie yang cocok untuk teknik masak seperti ini. Coba juga cek bagian chiller untuk mie segar, yang akan membuat mie ayam ini terasa makin \u201cseperti di restoran\u201d. \n\n\n\nMasukkan ayam ke dalam freezer selama 20\u201330 menit sebelum diiris. Dengan begitu, daging akan lebih padat dan lebih mudah dipotong menjadi irisan yang sangat tipis. \n\n\n\nDi tahap akhir, biarkan tumisan terus dimasak sampai sebagian besar cairan di dasar wajan menguap. Dengan begitu, cita rasanya akan terkonsentrasi semaksimal mungkin.\n\n\n\nKetebalan mie udon yang saya gunakan dalam yaki udon sapi saya membuat saus yang benar-benar pekat terlihat jelas \n\n\n\nSetelah mie dimasak sesuai petunjuk pada kemasan, bilas di bawah air dingin. Ini berlaku untuk semua hidangan mie tumis: langkah ini menghentikan proses memasak seketika dan membuat mie lebih kenyal, sehingga mampu bertahan saat terkena panas tinggi di wajan. Jika langkah ini dilewatkan, mie berisiko menjadi lembek dan bertepung; tetap enak, tetapi karakter rasa hidangannya akan berubah.\n\n\n\nUntuk sayuran, Anda bebas memadukannya sesuai selera, tetapi perhatikan urutan memasaknya: bumbu aromatik kecil seperti jahe, bawang putih, dan sejenisnya selalu masuk lebih dulu untuk mengharumkan minyak. Bawang bombai, bagian putih kol, atau sayuran lain seperti paprika masuk berikutnya. Sementara bagian yang lebih \u201chijau\u201d selalu ditambahkan paling akhir.\n\n\n\n\n\n\tMi Tumis Ayam\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t450 g dada ayam, iris tipis1 sendok teh  lada1 sendok teh  garam2 sendok teh  minyak wijen, bagi pemakaiannya60 ml kaldu ayam1 sendok makan  kecap asin rendah garam1 sendok makan  saus hoisin1 sendok teh  tepung maizena2 siung bawang putih cincang1 sendok makan  jahe segar cincang0.5 bawang bombai, iris tipis4 porsi mi matang2 sendok makan  tauge2 daun sawi putih, pisahkan bagian hijau dan putihnya lalu iris keduanya500 g mi matang\t\n\t\n\t\tDalam mangkuk, bumbui ayam dengan lada, garam, dan 1 sendok makan minyak wijen. Aduk rata, lalu sisihkan.Dalam mangkuk lain, campurkan kaldu ayam, sisa minyak wijen, kecap asin rendah garam, saus hoisin, dan tepung maizena. Aduk rata, lalu sisihkan.Panaskan minyak dalam wok atau wajan besar di atas api sedang-tinggi. Masukkan ayam, lalu masak hingga bagian dalamnya tidak lagi berwarna merah muda, 3-4 menit. Angkat ayam dari wajan dan sisihkan.Masukkan bawang putih dan jahe ke dalam wajan, lalu tumis hingga mulai kecokelatan.Masukkan bawang bombai, tauge, dan sawi putih. Tumis hingga sayuran empuk. Setelah itu, tambahkan bagian hijau sawi putih.Masukkan kembali ayam yang sudah matang ke dalam wajan, lalu tambahkan mi matang dan saus yang sudah disisihkan. Masak 3 menit, hingga semuanya terbalut saus dengan baik.\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tChinoisenouilles saut\u00e9es, nouilles saut\u00e9es au poulet","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157349","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157349"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157349\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/91"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157349"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157349"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157349"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}