{"id":157311,"title":"Pancake Udang ala Tiongkok","modified":"2026-07-18T14:30:37+02:00","plain":"Shrimp pancakes atau pancake udang ala Tiongkok adalah hidangan pembuka yang lezat, juicy, dan kaya akan rasa udang, terinspirasi dari masakan Tiongkok.\n\n\n\nSetiap kali saya pergi ke restoran Tiongkok, salah satu dim sum favorit saya adalah ha kao. Namun, seperti yang saya jelaskan dalam resep saya, hidangan ini sangat, sangat rumit untuk dibuat. Atau lebih tepatnya, butuh waktu&#8230; \n\n\n\nHa kao yang terkenal\n\n\n\nNah, itulah alasan di balik shrimp pancakes: menghadirkan kurang lebih cita rasa isian ha kao tanpa semua langkah perantara yang berulang. Kita ingin makanan enak, cepat, dan gampang dibuat! Resep ini juga berangkat dari prinsip yang sama seperti moon cake\n\n\n\nOlahan ini sangat mirip dengan eomuk Korea buatan sendiri\n\n\n\nBahan utama untuk shrimp pancakes\n\n\n\nUdang: ya, saya tahu bahan ini memang sudah ada di dalam namanya, tetapi kalau ingin versi yang jauh lebih murah, Anda bisa menggantinya dengan surimi. Rasa dan kualitasnya tentu akan berbeda, tetapi tetap enak untuk camilan pembuka. Terlebih lagi jika Anda memadukannya dengan saus cocol spesial saya\n\n\n\nSaus cocol saya\n\n\n\nDashi: ini adalah kaldu tradisional Jepang yang dibuat dari ikan dan rumput laut kombu&#8230; tetapi dalam versi bubuk! Di sini, Anda bisa memakai versi cair buatan sendiri (tetapi hati-hati agar adonannya tidak terlalu encer), atau menggunakan versi bubuk yang bisa ditemukan di toko Asia. Sebagai alternatif, Anda juga bisa menggantinya dengan saus ikan, tetapi cukup gunakan satu sendok teh. Jika tidak, hasilnya bisa terlalu asin.\n\n\n\nSaus tiram: jangan buru-buru merasa jijik! Anda sudah memakai surimi atau ikan dalam resep ini, jadi itu bukan masalah besar. Singkatnya, bahan ini wajib, tetapi hati-hati jangan berlebihan! Rasanya cukup kuat, dan Anda tentu tidak ingin menutupi cita rasa bahan-bahan lainnya. PS: Tidak, rasanya tidak seperti tiram.\n\n\n\nTips agar shrimp pancakes sukses\n\n\n\nTergantung jumlah tamu, Anda bisa membuatnya lebih besar atau lebih kecil, lebih tebal atau lebih tipis. Resep ini sangat fleksibel.\n\n\n\nGunakan api sedang hingga besar agar tidak gosong. Namun, sangat penting untuk memastikan wajan sudah benar-benar panas terlebih dahulu\n\n\n\nPerhatikan kekentalan adonannya; mungkin Anda perlu menyesuaikan jumlah maizena agar adonan benar-benar mudah dibentuk menjadi pancake kecil. Jangan ragu melakukannya karena ini sangat penting agar adonan tidak hancur saat digoreng pada suhu tinggi. Kalau tidak, Anda bisa berakhir dengan banyak serpihan kecil yang gosong di dalam minyak.\n\n\n\nPendamping shrimp pancakes untuk sajian aperitif yang istimewa\n\n\n\nTentu saja, semuanya tergantung pada jumlah tamu! Namun, sayap ayam bawang putih bisa menjadi pilihan yang luar biasa, disajikan bersama potongan seledri (percayalah, ini sangat cocok) dan tentu saja, saus aperitif spesial saya\n\n\n\nKalau ingin tetap di jalur hidangan laut, cobalah lumpia udang saya atau salmon miso saya\n\n\n\nAlternatif lain juga bisa dicoba, misalnya resep onion rings saya. Namun, jika Anda ingin menyiapkan aperitif 100% seafood, pilih saja tempura udang rumahan yang lezat dan selain saus aperitif, buat juga saus asam manis rumahan yang lezat dan sangat mudah dibuat. \n\n\n\nPelajari cara membuat tempura udang\n\n\n\n\n\n\tBakwan Udang Khas Tiongkok\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t500 g udang mentah (kupas)2 batang daun bawang muda (iris tipis)1 sendok teh lada putih1.5 sendok makan bubuk dashi1 sendok makan saus tiram3 sendok makan tepung maizena\t\n\t\n\t\t Cincang udang dengan tangan hingga teksturnya menyerupai pasta.Campurkan udang dengan daun bawang muda yang sudah diiris tipis, lada putih, bubuk dashi, saus tiram, dan tepung maizena. Aduk searah jarum jam selama 2-3 menit, atau sampai adonan terasa elastis dan bisa dibentuk menjadi bakwan kecil. Bentuk adonan menjadi bakwan kecil, sekitar 3-4 sendok makan per buah. Panaskan sedikit minyak dalam wajan di atas api sedang-besar.  Goreng bakwan udang selama 2-3 menit di setiap sisi, atau sampai matang sempurna.\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tEntr\u00e9eChinoise","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157311","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157311"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157311\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1721"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157311"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157311"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157311"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}