{"id":157303,"title":"Mayones Jepang (Kewpie) buatan sendiri","modified":"2026-07-18T14:30:29+02:00","plain":"Entah Anda menyebutnya mayones Jepang atau mayones Kewpie, begitu mencobanya untuk pertama kali, Anda pasti sulit kembali ke mayones biasa. \n\n\n\nMayones Jepang punya rasa telur yang kaya, cita rasa yang sedikit tajam (bukan pedas) sekaligus manis, serta warna dan tekstur yang lebih creamy dibandingkan mayones standar. Dan seperti banyak kreasi Jepang lainnya, mayones ini juga memiliki rasa umami yang sangat kuat. \n\n\n\nOrang Jepang gemar menggunakan mayones ini sebagai cocolan, topping, atau bumbu. Anda mungkin akan terkejut melihat seberapa sering kondimen ini dipakai di Jepang. Secara pribadi, saya suka memakainya untuk mencocol ayam karaage atau mencampurkannya ke dalam saus sayap ayam saya. \n\n\n\nApa itu mayones Jepang? \n\n\n\nKewpie mayo hanyalah salah satu merek mayones Jepang di antara banyak merek lainnya. Bedanya, merek ini sudah mendunia. Namun, secara umum mayones Jepang memang dijual dalam botol plastik dengan ujung kecil yang runcing, \u0924\u093e\u0915\u093f Anda bisa membuat pola zigzag khas di atas okonomiyaki. \n\n\n\nMayones Kewpie mudah dikenali berkat logo boneka Kewpie yang ikonis pada botolnya. Anda bisa membelinya di Amazon lewat tautan ini.\n\n\n\nMayones Kewpie\n\n\n\nSama seperti kecap asin, sake, mirin, dan miso, mayones Jepang telah menjadi salah satu kondimen utama di Jepang sejak diperkenalkan pada tahun 1925. Bahkan pada masa itu, dressing salad belum begitu umum, sehingga banyak orang Jepang membumbui salad mereka hanya dengan sesendok mayones.\n\n\n\nBagaimana rasa mayones Jepang?\n\n\n\nHal pertama yang akan Anda sadari adalah rasanya lebih tajam dan lebih manis daripada mayones yang biasa kita kenal. Teksturnya pun lebih kental dan lebih creamy.\n\n\n\nAlih-alih memakai cuka suling yang lazim digunakan dalam versi Barat, mayones Jepang menggunakan cuka beras atau cuka sari apel. Hasilnya adalah rasa yang khas, dengan sentuhan unik yang sulit ditemukan di tempat lain.\n\n\n\nMayones Jepang sangat selaras dengan tradisi kuliner negara asalnya, yang selalu piawai menghadirkan umami &#8211; rasa kelima ini yang bisa digambarkan sebagai \u201cgurih\u201d &#8211; ke dalam hidangan-hidangannya. \n\n\n\nDalam mayones Jepang, rasa umami terasa sangat menonjol berkat penambahan sedikit MSG. Inilah yang memberinya karakter tak terlupakan, sentuhan kecil yang membuat Anda ingin menikmatinya lagi dan lagi.\n\n\n\nAyam karaage makin lezat saat dicocol dengan mayones Jepang buatan sendiri\n\n\n\nTips sukses membuat mayones Jepang buatan sendiri\n\n\n\nMayones adalah emulsi dari minyak, kuning telur, dan cuka. Minyak dan air yang terdapat dalam kuning telur merupakan dua cairan yang pada dasarnya tidak bisa menyatu begitu saja.\n\n\n\nEmulsifikasi terjadi saat satu bahan ditambahkan perlahan ke bahan lainnya sambil dikocok sangat cepat. Proses ini membantu menyebarkan dan menahan tetesan-tetesan kecil cairan agar menyatu. Dalam kasus ini, protein dan lesitin dalam kuning telur berperan sebagai pengemulsi.\n\n\n\n\nGunakan minyak bunga matahari: jangan gunakan minyak yang sudah lama disimpan atau minyak zaitun extra virgin, karena emulsinya tidak akan menyatu dengan baik.\n\n\n\nPastikan telur berada pada suhu ruang: molekul dalam telur yang dingin lebih mudah terpisah, sehingga proses pencampuran menjadi lebih sulit.\n\n\n\nGunakan mustard: bahan ini bukan hanya menambah rasa, tetapi juga membantu menstabilkan emulsi!\n\n\n\nTuang minyak sedikit demi sedikit dalam aliran tipis: jika minyak ditambahkan terlalu cepat, kedua cairan tidak akan menyatu dengan baik (emulsifikasi). Karena itu, tuangkan minyak perlahan saat menggabungkannya dengan bahan lainnya.\n\n\n\nGunakan blender atau pengocok listrik lainnya: kunci mayones yang lezat terletak pada ukuran molekul minyak. Mayones buatan pabrik sering terasa lebih ringan karena peralatan rumahan umumnya tidak sekuat peralatan komersial. Meski begitu, jika Anda punya peralatan listrik di dapur, sebaiknya manfaatkan. Hasilnya akan lebih cepat, lebih konsisten, dan tangan pun tidak cepat pegal.\n\n\n\n\nPancake udang, seperti mayones ini, menggunakan dashi untuk menghasilkan camilan pembuka yang luar biasa\n\n\n\nResep mayones Jepang super cepat\n\n\n\nJika Anda ingin versi yang praktis dengan sedikit kompromi pada cita rasa, campurkan 230 g mayones siap pakai, sebaiknya yang memiliki kandungan kuning telur tinggi, dengan 2 sendok makan cuka beras dan 1 sendok makan gula bubuk. \n\n\n\nResep mayones Jepang\n\n\n\n\n\n\tMayones Jepang rumahan\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t2 kuning telur suhu ruang2 sendok makan  mustar Dijon300 g minyak nabati netral1 sendok teh  garam2 sendok teh  gula pasir0.5 sendok teh  dashi bubuk2 sendok makan  cuka beras4 sendok teh  jus lemon\t\n\t\n\t\tMasukkan kuning telur dan mustar ke dalam mangkuk, lalu kocok selama 30 detik hingga 1 menit.Sambil terus mengocok, baik dengan mixer maupun secara manual, tuangkan minyak sedikit demi sedikit. Campuran akan mulai mengental. Lanjutkan selama 1-2 menit. Tambahkan garam, gula, dan dashi bubuk. Aduk hingga rata.Tambahkan lagi minyak sambil terus diaduk.Terakhir, tambahkan cuka beras dan jus lemon, lalu aduk kembali hingga teremulsi sempurna.Cicipi, lalu sesuaikan garam dan gula sesuai selera. Jika suka, tambahkan sedikit MSG.\t\n\t\n\t\tSimpan di kulkas hingga 4 hari.\n\t\n\t\n\t\tJaponaise","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157303","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157303"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157303\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1990"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157303"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157303"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157303"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}